Pendeta Himbau Masyarakat Sumut Tidak Terprovokasi Kerusuhan Aceh Singkil

Istimewa
Iklan

MEDAN, WOL – Forum Lintas Iman Kota Medan menghimbau masyarakat di Sumatera Utara untuk tidak terprovokasi atas peristiwa pembakaran gereja yang terjadi di Aceh Singkil kemarin.

Permintaan itu disampaikan Sekretaris Eksekutif Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia, Pendeta Penrad Siagian dalam konferensi pers bersama dengan perwakilan organisasi gereja lainnya yang ada di Kota Medan.

Penrad mengatakan, pihaknya menyayangkan atas aksi kekerasan yang terjadi di Aceh Singkil. Karena Indonesia sebagai negara majemuk, tentunya sangat mengutuk keras aksi tersebut. Pihaknya juga telah berkonsolidasi dengan pimpinan agama lainnya yang ada di Sumut, dan sepakat untuk tidak terprovokosi atas peristiwa tersebut.

“Dalam ajaran masing-masing agama yang di akui di Indonesia, ada bahasa saling bertoleransi dengan pemeluk agama lainnya. Itu yang harus kita kedepankan,” ungkapnya, Rabu (14/10).

Lebih lanjut Penrad menambahkan, pihaknya meminta kepada pemerintah dan aparat kepolisian agar segera bertindak mengambil langkah pencegahan sehingga peristiwa ini tidak meluas ke daerah-daerah lainnya. “Kami meminta kepada pemerintah dan aparat penegak hukum agar cepat mengambil tindakan. Kita juga tidak mau peristiwa ini meluas ke daerah lainnya,” pintanya.

iklan

Akibat peristiwa di Aceh Singkil kemarin, sambung Penrad, sebanyak 5 ribu warga terpaksa meninggalkan Aceh Singkil dan mengungsi ke Pakpak Barat dan juga Tapanuli Tengah. Dan hingga saat ini, peristiwa kemarin telah menewaskan 2 orang dan puluhan orang lainnya menderita luka-luka. (wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan