Pemerintah Turunkan Harga Solar, Premium Tetap

Istimewa
Iklan

JAKARTA, WOL – Teka-teki mengenai rencana penurunan harga bahan bakar minyak akhirnya terjawab. Pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sebesar Rp200 per liter. Sedangkan harga BBM premium tidak mengalami perubahan.

“Harga BBM jenis solar diturunkan Rp200 per liter, sehingga harga eceran jenis ini yang bersubsidi akan menjadi Rp6.700 per liter,” ujar Menko Perekonomian Darmin Nasution saat konferensi pers paket kebijakan ekonomi jilid III, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/10).

Menurut dia, penurunan harga yang sama juga akan berlaku untuk solar nonsubsidi. Harga solar berlaku efektif tiga hari sejak pengumuman hari ini agar memberikan penyesuaian bagi pengusaha SPBU. Adapun untuk harga premium tetap yakni sebesar Rp7.000 per liter.

Sebagai informasi, harga BBM jenis premium untuk Jawa-Madura-bali (Jamali) sebesar Rp7.300 per liter. BBM jenis premiun (non-Jamali) sebesar Rp7.400 per liter. Harga BBM jenis solar sebesar Rp6.900 per liter.

PT Pertamina (Persero) sempat menyatakan meskipun saat ini kondisi harga minyak dunia belum membaik, harga BBM jenis premium masih belum mencapai harga keekonomian.

iklan

Dengan harga Rp7.400 per liter, harga ini masih di bawah harga keekonomian yakni masih kurang sekitar dua persen. Tak ayal, hal tersebut membuat defisit Pertamina terus bertambah di mana jumlah kerugian yang ditanggung Pertamina mencapai Rp15,2 triliun.(mtn/data2)

Iklan