Pemerintah Diminta Berikan Rasa Aman Bagi Anak di Aceh

Ilustrasi
Iklan

BANDA ACEH, WOL – Pemerintah khususnya Provinsi Aceh diminta menjamin rasa aman bagi anak-anak. Menurut Direktur Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH Apik) Aceh, Roslina, dalam sepekan ini kasus kekerasan anak marak.

“Dalam seminggu ini, kasus kekerasan terhadap anak sangat marak terjadi di Aceh. Maka, pemerintah harus bisa memberikan jaminan keamanan bagi anak,” harapnya, saat dimintai komentarnya oleh Waspada Online, Rabu(7/10), terkait kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi baru-baru ini di Aceh.

Karena menurutnya, sekarang ini anak-anak merasa tidak ada lagi tempat yang aman bagi mereka. Apalagi pelaku kekerasan adalah orang-orang yang dekat dan dikenal oleh korban.

“Dengan situasi yang sekarang warga tidak bisa sepenuhnya percaya terhadap orang-orang yang terdekat, karena dalam kasus yang terjadi justru kekerasan terhadap anak dilakukan oleh orang-orang dekat,” sebutnya.

Ia mencontohkan, kasus pemerkosaan anak SD di Meulaboh adalah tetangga korban. Pelaku tersebut layak mendapatkan hukuman setimpal agar berefek jera.

iklan

“Ketidak nyamanan semakin menjadi terhadap anak, sehingga Pemerintah Aceh maupun setiap daerah-daerah harus menunjukkan bentuk nyata untuk memberikan rasa aman terhadap anak kita,” katanya lagi seraya berharap.

Pihak Kepolisian pun dalam hal ini diminta harus lebih serius mengungkap kasus-kasus tersebut meskipun telah diselesaikan di tingkat desa.

“Proses hukum harus jalan terus karena kasus kekerasan terhadap anak merupakan tindak kejahatan,” tegasnya.

Maka, pemerintah sudah sepantasnya menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memberikan jaminan perlindungan terhadap anak, agar kasus-kasus kejahatan terhadap anak tidak terulang kembali di Provinsi Aceh.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan