Parkindo Himbau Pemuda Berpartisipasi Sukseskan Program Bela Negara

Ilustrasi
Iklan

MEDAN, WOL – Organisasi Kemasyarakatan Partisipasi Kristen Indonesia (Parkindo) cabang Medan menilai program bela negara yang akan dilakukan pemerintah pusat merupakan hal yang positif secara khusus bagi pemuda/pemudi untuk mendidik memiliki rasa patriotisme.

Oleh karenanya, elemen pemuda secara khusus pemuda gereja yang ada di Kota Medan diharapkan merenspon hal tersebut dengan turut berpartisipasi dalam mensukseskannya. Hal itu dikatakan Ketua Mandataris Pembentukan Dewan Pimpinan Cabang Parkindo Kota Medan, Ruben Panggabean, Senin (19/10).

“Kami rasa program bela negara jangan dilihat sebagai sesuatu yang tidak ada guna dan berbagai perspektif negatif lain, karena bela negara merupakan hak sekaligus kewajiban kita sebagai warga negara,” katanya.

Katanya, dengan adanya program bela negara hal ini berperan dalam menekan sikap intoleransi yang sedang terjadi di Indonesia. Pasalnya, melalui program tersebut setiap elemen bangsa akan terinternalisasi jiwa kebangsaan yang terkandung dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut Ruben yang didampingi mandataris lainnya diantaranya Yakop Hutagalung, Jhon Sidabutar, Deddy J J Gultom, Tiur Elisabet, Andreas Lumbangaol dan Freddy Siagian bela negara selain menanamkan rasa menghargai perbedaan. Juga akan menanamkan disiplin dan kebulatan tekad melakukan yang terbaik guna mengisi pembangunan bangsa.

iklan

Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, dengan corak demografi yang plural sangat rentan ‘diganggu’ dengan isu SARA sehingga resiko tersebut diharapkan dapat diminimalisir dengan adanya program bela negara yang tujuannya adalah menciptakan warga negara dengan wawasan kebangsaan yang paripurna.

Oleh karena itu, diharapkan Pemko Medan dapat merangkul pemuda gereja yang ada di Kota Medan untuk bergabung dalam program bela negara yang akan dilaksanakan di 45 kabupaten/kota di Indonesia.”Pemko Medan diharapkan merangkul pemuda lintas etnis, agama agar tergabung dan ikut menjalani proses formalisasi program bela negara,” tegas mantan Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Medan itu.

Demikian pula, para tokoh umat Kristen dan pimpinan gereja diharapkan mendorong warga gerejanya khususnya pemuda guna mensukseskan program bela negara yang ditargetkan akan mengkader 100 juta warga negara pada 10 tahun mendatang.(wol/cza/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan