Lansia dan Cacat Berat Peserta PKH

Istimewa
Iklan

SULAWESI SELATAN, WOL –  Sebanyak 125.000 lanjut usia (lansia) telantar dan 163.000 orang dengan kecacatan berat (ODKB) akan menjadi peserta Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2016.

“Jadi, ini salah satu inisiatif baru PKH dengan memasukkan 125.000 lansia telantar masuk pada kategori penerima PKH,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar di  Panti Lansia Gau Mabaji Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (4/10).

Menurut Mensos hal tersebut sudah dikomunikasikan dengan Bappenas Karena ODKB dan lansia telantar membutuhkan jaminan sosial.

Saat ini, dari 2,8 juta lansia telantar yang didata, baru 29.000 orang yang mendapatkan bantuan berupa asistensi lanjut usia (aslut) dari pemerintah. Sementara itu, masih ada enam juta lansia lainnya yang berpotensi telantar.

Mensos menjelaskan bahwa bantuan itu sama seperti PKH dengan pokok sebesar Rp500 ribu, selama ini aslut lansia sebesar Rp200 ribu per bulan dan ODKB Rp300 ribu/bulan.

iklan

Program Keluarga Harapan merupakan program bantuan bersyarat dari pemerintah yang selama ini ditujukan bagi keluarga kurang mampu dengan sasaran kaum ibu.

Syarat mendapat PKH adalah ibu hamil, memiliki balita, atau anak usia sekolah dengan bantuan yang jumlahnya berbeda tergantung pada syaratnya.

Syarat tersebut untuk memastikan agar ibu hamil memeriksakan kehamilannya, anak balita diperiksa ke posyandu, dan anak usia sekolah tetap ke sekolah.

Untuk PKH bagi lansia telantar, kata dia, nantinya akan mensyaratkan bahwa usia lansia harus 70 tahun dan tidak memiliki keluarga.(ant/hls/data1)

Iklan