Suharto: Kami Tidak Remehkan Persinga

WOL Photo

SURABAYA, WOL – Pelatih PSMS Medan, Suharto AD, meminta seluruh pemainnya untuk tidak menganggap remeh Persinga Ngawi dalam final turnamen Piala Kemerdekaan 2015 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (13/9) besok.

“Sudah pasti Persinga itu tim bagus, karena mereka lolos ke final. Secara teknik dan mental bertanding, mereka cukup baik. Persinga sudah buktikan itu saat mengalahkan Persiba Bantul di semifinal. Jadi kita tidak boleh anggap enteng,” ujar Suharto, Jumat (11/9).

Dikatakan, di Persinga juga ada pemain yang pernah memperkuat PSMS, yakni Andre Sitepu. Dia bakal menjadi penghalang bagi Tambun Naibaho cs.

“Kami sudah amati gaya permainan mereka, baik cara menyerang maupun bertahan. Makanya dalam latihan tadi pagi, saya sudah jelaskan kepada anak-anak bagaimana cara menyerang untuk mencetak peluang dan gol,” ujar mantan pemain PSMS ini.

Menurut Suharto, menjelang pertandingan final, para pemain tidak boleh memaksakan diri dalam berlatih. Mereka hanya menjalani latihan ringan untuk sekadar menjaga kebugaran.

Advertisement

“Latihan jelang final, tim pelatih hanya kasih happy games saja untuk anak-anak, supaya jangan sampai pemain terlalu tegang, tapi juga jangan menjadi kendur,” pungkasnya.

Manajer PSMS, Andry Mahyar, menegaskan tidak akan ada perubahan jadwal pertandingan final. Hal ini sesuai informasi yang dia dapatkan langsung dari Tim Transisi.

“Memang sempat ada informasi akan diundur ke 20 September, dengan alasan agar ditutup langsung Pak Jokowi. Namun akhirnya Tim Transisi mengabarkan jika pelaksanaan kembali ke jadwal semula, yakni 13 September di Stadion Gelora Bung Tomo,” ucapnya.

Andry mengklarifikasi soal pernyataan Koordinator Tim Transisi, Zulhairi, menyebut PSMS meminta pengunduran jadwal final. “Jangan PSMS dibilang meminta pengunduran. Jelas kita yang mendapat kabar dari mereka tentang rencana pengunduran  final,” tegas Andry.

Kapten PSMS, Legimin Rahardjo, mengaku bersama rekan-rekannya akan berjuang maksimal memberikan permainan terbaik di final nanti. Namun begitu, dia menegaskan laga final nanti tidak akan menjadi beban dan menekan mental pemain agar tampil maksimal.

“Kawan-kawan sudah berusaha keras selama ini agar PSMS kembali bangkit dan berprestasi. Ini kesempatan buat kami mewujudkan harapan publik sepakbola Medan agar PSMS kembali berprestasi,” ucap Legimin.  (wol/waspada/data1)
Editor: AUSTIN TUMENGKOL