Sindikat Bajing Loncat Diringkus Polres Aceh Utara

Ilustrasi
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Utara, meringkus lima pemuda dan remaja sindikat bajing loncat yang kerap menjalani aksinya di Jalan Banda Aceh-Medan, tepatnya di kawasan Baktiya dan Baktiya Barat.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Achmadi SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Mahliadi menyebutkan, kelima pelaku diringkus pada Kamis (3/9) pukul 05.00 WIB setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.

“Kita terima informasi awalnya dari masyarakat terkait adanya kehilangan barang angkutan berupa telur asin dan beras yang diangkut oleh mobil Pick UP saat melintas di TKP,” terang AKP Mahliadi, ditemui Waspada Online di Mapolres, sore ini.

Kemudian, petugas kepolisian melakukan penyelidikan ke lokasi. Alhasil, para pelaku pun akhirnya berhasil diringkus. Barang bukti berupa delapan karung berisi beras dan empat unit sepeda motor turut diamankan.

“Kelima pelaku menjalani aksinya dengan menggunakan sepeda motor. Saat itu kita melihat mereka sedang membawa beras hasil curian (bajing loncat, red) dengan sepeda motor, kemudian kita kejar dan berhasil ditangkap,” jelas Mahliadi.

iklan

Kepada polisi, para pelaku mengakui perbuatannya yang telah beraksi di Jalan Banda Aceh-Medan sejak beberapa bulan terakhir. Salah satu pelaku berinisial FIR (16), diduga kuat adalah gembong dari aksi bajing lompat tersebut.

FIR mengaku menjalani aksi semacam itu belajar dari teman-temannya di Medan. Pulang dari Medan, iapun mengajak empat temannya yang merupakan warga Baktiya dan Baktiya Barat, masing-masing S (22), MS (19), TW (18), I (19), untuk menjalani aksi yang sama.

“FIR bersama temannya itu jalani aksinya dengan cara berboncengan mengendarai sepeda motor dan kemudian salah satunya melompat ke kenderaan truck bak terbuka,” pungkas AKP Mahliadi.

Kini, kelimanya masih dimintai keterangan oleh petugas kepolisian dan terpaksa mendekam di sel tahanan Polres Aceh Utara.(wol/chai/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan