Program Sejuta Rumah Banyak Kendala

Ilustrasi (foto: Ist)

JAKARTA, WOL – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) Maryono menyebutkan, setidaknya ada tiga masalah yang bisa menghambat realisasi program sejuta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah. Ketiganya yaitu masalah penyediaan lahan, perizinan, dan pendanaan.

“Memang ada beberapa kendala dari penyediaan lahan dan perizinan. Ada sebagian developer yang siapkan lahannya dan pemerintah juga sudah perbaiki masalah perizinan. Sedangkan untuk pembiayaan masih ada masalah,” ujarnya, hari ii, Rabu (16/9) di Jakarta.

Dirinya menambahkan, masalah pembiayaan ini disebabkan oleh tingginya kebutuhan dana untuk membangun sejuta rumah. Untuk itu, BTN membuka kerja sama pinjaman bilateral dengan bank internasional lain seperti ICBC Indonesia.

“Di antaranya kita butuh dana besar dalam memenuhi program satu juta rumah. Tahun ini saja dibutuhkan dana hingga Rp40 triliun. Ini pinjaman dari ICBC Indonesia sebagai salah satu sumber untuk bisa memenuhi kebutuhan pembiayaan BTN,” jelas dia.

Selain itu, BTN juga berusaha mendapatkan suntikan dana melalui Dana Pihak Ketiga (DPK). Selain dengan bank internasional, BTN juga sedang melakukan kajian dengan lembaga keuangan internasional.

Advertisement

“Dana berasal dari DPK, dana menengah termasuk obligasi dan pinjaman jangka menengah. Dengan korporasi lain dimasukan dalam kelompok DPK. Kita juga sedang melakukan kajian dengan ADB dan World Bank,” pungkasnya.
(mtn/data1)