NTP Sumut Agustus Menurun 0,29 persen

Ilustrasi (foto: Ist)

MEDAN, WOL – Badan Pusat Statistik (BPS) Wilayah Sumatera Utara, pada Agustus 2015 mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 97,26 atau mengalami penurunan 0,29 persen dibandingkan dengan NTP Juli 2015 sebesar 97,55.

Penuruan NTP disebabkan oleh turunnya NTP Subsektor Hortikultura sebesar 0,89 persen, NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,88 persen, dan NTP Subsektor Perikanan sebesar 0,16 persen sedangkan NTP Subsektor Tanaman Pangan (padi dan palawija) naik sebesar 0,79 persen dan NTP Subsektor 1,26 persen.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sumut, Bismark S Pardamaen kepada Waspada Online, Kamis (3/9) mengatakan, Nilai Tukar Petani (NTP) yang diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani dalam persentase, merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di pedesaan.

“NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani,” ungkapanya.

Ia menambahkan, “Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan Nilai Tukar Petani akan berubah-ubah dari setiap sektor yang ada dan tidak bisa kita pastikan namun akan dilihat dari perkembangan,” pungkasnya.(wol/eko/data2)

Advertisement

Editor: SASTROY BANGUN