Legenda Bulutangkis Tak Lelah Cari Talenta

Antara
Iklan

KUDUS, WOL – Spesialis ganda dan legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata, mengaku sampai saat ini Kudus masih menjadi daya tarik tersendiri buat para calon atlet bulutangkis.

Christian sendiri merupakan mantan pemain dan kini melatih di PB Djarum. Sebagai pemain, Christian pernah menjadi juara All England, juara dunia ganda campuran serta merebut Piala Thomas (1973-1984).

Setelah kariernya berakhir, Christian menjadi pelatih nasional dan melahirkan ganda-ganda putra terbaik dunia seperti Ricky Subagdja/Rexy Mainaky dan Candra Wijaya/Tony Gunawan yang merupakan peraih medali emas Olimpiade.

Menjadi bagian dalam tim pemandu bakat Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015, Christian yang telah berusia 66 tahun mengaku faktor lokasi memang berpengaruh pada minat para calon peserta.

Harus diakui, Kota Kudus yang dikenal sebagai markas PB Djarum, merupakan magnet bagi para calon pebulutangkis masa depan Indonesia, untuk datang ke kota ini. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta audisi PB Djarum yang hampir mencapai angka 1000 orang selama beberapa hari terakhir.

iklan

Dibandingkan dengan jumlah peserta di kota-kota lain yang hanya mencapai angka 300 orang, tentu saja jumlah peserta audisi di Kudus, mencerminkan kuatnya magnet bulutangkis di klub tersebut.

“Kudus terkenal menjadi salah satu sentral pembinaan olahraga bulutangkis terbesar. Jadi antusias masyarakat pun pastinya juga lebih banyak. Apalagi mereka yang daftar hanya ingin mencari nuansa di dalam klub Djarum. Paling tidak ikut kompetisi dan bermain di dalam GOR Djarum. “ ujarnya, Rabu (2/9).

Christian pun menjelaskan belum melihat peserta yang memiliki kualitas istimewa. Tapi menurut pantauan tim juri pencari bakat ada beberapa peserta yang sudah diincar. Diakui, Manado merupakan kota paling sulit mencari bakat.

“Padahal ada figur Liliyana Natsir dan Greysia Polii dan kami berharap pemain putri di sana akan lebih banyak serta bisa menjangkau lebih luas. Ternyata tidak banyak,” ujarnya.(wol/olahragakompas/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan