Banjir Aceh Utara Meluas, Lintas Negara Lumpuh

WOL Photo/chai
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Geureudong Pase dan Kuta Makmur di Kabupaten Aceh Utara kian meluas. Sampai dengan malam ini, Sabtu (12/9), banjir dilaporkan sudah meluas ke Kecamatan lain, diantaranya Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu, Nibong, Meurah Meulia dan Kecamatan Samudera.

Di Kecamatan Samudera, banjir mulai menerjang sejak pukul 03.00 WIB dinihari akibat hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Aceh Utara hingga menyebabkan tanggul sungai di Desa Mancang kecamatan itu jebol sepanjang enam meter.

Bahkan, lintas nasional Banda Aceh-Medan turut digenangi sepanjang satu kilometer dengan ketinggian sekitar 40 cm.

Ketua Search And Rescue (SAR) Aceh Utara, Dahlan, menyebutkan, akibat banjir di Kecamatan Samudera itu membuat kenderaan roda dua tidak dapat melintas. “Jalan Negara terendam, kenderaan roda dua tidak dapat melintas, dan hanya bisa dilewati mobil,” katanya.

Menurut data sementara yang diperoleh Waspada Online, sejumlah desa yang digenangi banjir di Kecamatan Samudera meliputi Desa Mancang (365 KK), Tanjung Awe (170 KK), Reungkham (127 KK), dan Blangkabu. Ketinggian air rata-rata selutut orang dewasa. Tim SAR dan BPBD serta personel Polisi pun turut dikerahkan guna mengevakuasi korban banjir.

iklan

Sementara di kecamatan Matangkuli, banjir belum tergolong parah meskipun sudah merendam Desa lawang, Desa Hagu, Alue Thoe, dan Desa Tanjung Tgk Ali. Ketinggian air rata-rata berkisar antara 20-40 Cm. Untuk Kecamatan Pirak Timu, banjir hanya menggenangi sejumlah pekarangan rumah warga di Desa Rayeuk Pange.

Tak hanya itu, menurut laporan Danramil Kecamatan Nibong, Kapten Inf Sarman kepada Waspada Online, banjir juga menggenangi areal pertanian warga di Desa Alue Ngoem akibat tanggul sepanjang sepuluh meter jebol.

“Nibong juga banjir, namun tidak parah. Perumahan warga juga tidak masuk air, hanya di halamannya saja. Banjir terjadi sejak tadi malam akibat jebolnya tanggul di Desa Alue Ngoem sepanjang kurang lebih sepuluh meter. Sebagian sudah surut,” katanya kapten Sarman.

Kecamatan Geureudong Pase dan Kuta Makmur, serta Meurah Meulia dilaporkan mulai berangsur surut. “Sebagian sudah surut, namun banjirnya berpindah ke kecamatan lain,” kata Dahlan, ketua SAR Aceh Utara.(wol/chai/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan