Tak Ada Jejak Kritis Rizal Ramli di Pidato Jokowi

Antara
Iklan
Agregasi
Agregasi

 

JAKARTA, WOL – Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Agung Suprio menganggap reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu tak sesuai harapan. Mengingat, beberapa nama menteri bermasalah yang dianggap publik layak didepak masih dipertahankan oleh Jokowi.

Agung semakin tak puas ketika pergantian itu tak menunjukkan perubahan cepat, terutama ketika menyimak isi pidato kenegaraan Jokowi di depan MPR, DPR dan DPD di Kompleks Parlemen pada 14 Agustus lalu. [Baca: Ini Pidato Lengkap Presiden Jokowi]

“Penunjukkan Rizal Ramli misalnya, ternyata tidak langsung ada kontribusi. Lihat pidato di hadapan DPR, subsidi BBM masih yang akan dikurangi, bahasanya alokasi ke tempat lain. Padahal sebelumnya Rizal menyebut subsidi dijamin konsitusi,” ungkap Agung kepada Okezone, di Jakarta,

Artinya, lanjut Agung, sikap kritis yang selama ini ditunjukkan oleh Rizal tidak diserap oleh Jokowi. Anehnya, yang dilakukan Menteri Koordinator Bidang Maritim itu malah mengomentari pembelian pesawat yang dilakukan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

iklan

“Kalau intervensi soal pesawat, salah itukan BUMN, sayangnya pidato Presiden tidak ada jejak kritis Rizal Ramli,” tegasnya.

Terkait menteri yang selamat dari jurang reshuffle, Agung meminta Jokowi membuat indikator secara terbuka soal gagal atau berhasilnya seorang menteri. “Jokowi harus jelaskan indikatornya, kenapa diganti dan dipertahankan. Jangan dibuat ngambang,” tutupnya.(data2)

Iklan