Pemprov Sumut Masih Koordinasi Dengan Gatot

WOL Photo

MEDAN, WOL – Walaupun Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho sudah ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetapi sampai saat ini Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjhajo Komolo belum mengeluarkan surat pengangkatan pelaksana tugas (plt) kepada Wakil Gubernur Sumut HT. Erry Nuradi.

“Yang ada hanya surat pemanggilan tersangka, penahanan belum. Dan untuk surat Plt belum ada masuk sampai hari ini. Oleh karenanya, hingga saat ini Pemprovsu masih terus berkoordinasi dengan Gatot selaku Gubernur Sumatera Utara,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provsu Hasban Ritonga Rabu (5/8).

Pasca ditahannya Gubsu oleh KPK, rutinitas pelaksanaan tugas masih tetap berjalan dengan koordinasi dengan Wakil Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi.

“Kalau misalnya pelaksanaan tugas rutinitas, kita komunikasikan dengan Wakil Gubernur. Karena yang terutamakan jangan sampai tugas itu tidak terselenggarakan atau tidak terlaksana. Jadi jangan sampai masyarakat diposisi yang dirugikan dan tidak terlayani, itulah yang utama dulu,” terang Hasban.

Soal komunikasi dengan Gatot, jelas Hasban, saat sekarang ini masih dilakukan melalui pihak pengacaranya (Razman Arif Nasution). “Tapi kalau untuk surat-surat, kebetulan saat ini belum ada,” ujarnya.

Advertisement

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) HT. Erry Nuradi mengatakan belum menerima surat pengangkatan sebagai Pelaksan tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara untuk meneruskan tugas Gubernur Sumut (Gubsu) yang telah dibebas tugaskan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo karena telah ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Senin (3/8).

“Sampai saat ini belum surat pelaksan tugas (plt) dari Mendagri,” ujar Erry usai rapat koordinasi di Lantai 8 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (4/8).

Erry menyebutkan, rapat bersama pimpinan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang dilakukan pihaknya adalah rapat koordinasi guna sinergitas kinerja di lingkungan Pemrovsu. “Cuma rapat koordinasi guna sinergitas kerja saja,” ujar Erry.

Erry juga mengatakan, dalam rapat tersebut tidak ada membahas calon pejabat sementara (pjs) bupati/wali kota di 23 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada Serentak yang sudah diusulkan oleh Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho ke Mendagri. “Soal Pj masih kita tunggu dari Mendagri, belum ada pembatalan,” ujar Erry. (wol/rdn/data1)

Editor: AGUS UTAMA