Harga TBS Sawit di Aceh Anjlok hanya Rp600 per Kilogram

Istimewa
Iklan

LHOKSUKON, WOL– Harga tandan buah segar (TBS) Kelapa sawit di Kabupaten Aceh Utara anjlok total. Tercatat hari ini, Minggu (2/8), harga TBS hanya di kisaran Rp600 hingga Rp500 per kilogram.

Padahal sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah, harga TBS rata-rata masih normal di posisi Rp 1.150 perkilogramnya. Kondisi seperti itu justeru membuat warga yang memiliki perkebunan sawit kian mengeluh.

“Harga TBS terus melemah sejak pasca hari raya. Tentunya hal ini membuat kami yang memiliki perkebunan sawit resah. Kami minta pihak terkait turun tangan atasi masalah ini,” ungkap sejumlah warga di Kecamatan Cot Girek.

Tak hanya di tingkat petani yang mengeluh, pedagang pengumpul TBS di kecamatan itu juga resah. Pasalnya, selain harganya yang sangat anjlok, kerugian juga terjadi. Hal itu timbul karena banyaknya pasokan TBS yang menumpuk dan membusuk.

Ditanya soal itu, Humas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN1 Cot Girek, M. Yacob kaget mendengar harga TBS anjlok.

iklan

Menurutnya, harga TBS yang diterima pihaknya dari pemasok rata-rata diatas Rp 900 perkilogram. Namun demikian, pihaknya memaklumi.

“Maklumi harganya murah dan anjlok. Namun harga yang kita terima dari pemasok berkisar antara Rp900 perkilonya,” katanya saat di hubungi Waspada Online.

Dikatakannya, sejak pasca hari raya ini pasokan TBS yang masuk ke pabrik PKS kian menumpuk. Pemasok untuk sementara juga dibatasi.

“Sementara ini TBS di pabrik kian menumpuk karena banyaknya pemasok yang membawanya kemari. Dan kita batasi, insyaallah mulai besok sudah normal, kita terima lagi dari pemasok,” ujarnya lagi.  (chai)

Iklan