Fraksi PDI-P Sororti Kinerja 5 SKPD Medan

WOL Photo/muhammad rizki

MEDAN, WOL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Medan semakin tajam menyoroti penggunaan anggaran dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemko Medan seperti pada Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Bina Marga, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) dan terakhir Dinas Pertamanan.

Boydo HK Panjaitan dari Fraksi PDIP DPRD Medan yang didaulat membacakan pemandangan umum fraksi mengatakan, dengan maksud mendalami dan menganalisa sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan sebagaimana telah direncanakan dalam Perubahan APBD (P-APBD) tahun anggaran 2015, pihaknya menyoroti terhadap kelima dinas dijajaran Pemko Medan, masing-masing Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Bina Marga, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) serta Dinas Pertamanan.

Seperti Dinas Pendidikan, bahwa instansi tersebut dinilai tidak memiliki komitmen yang baik dalam peningkatan kualitas anak didik, sehingga Kadisnya perlu dievaluasi. Meski pada P-APBD ini dialokasikan tambahan anggaran belanja untuk tunjangan profesi guru PNS pada tahun 2015 sebesar Rp153,24 miliar lebih serta tambahan penghasilan guru PNS sebesar Rp1,62 miliar.

“Kami apresiasi dan dukung kebijakan itu. Tapi kami minta lakukan pengawasan yang ketat, karena dari laporan yang kami terima Tunjangan Profesi Guru yang mereka terima kerap dipotong oknum-oknum terkait,” ungkapnya, Selasa (11/8).

Demikian halnya untuk belanja langsung untuk kegiatan pemangkasan dan perawatan pohon di Kota Medan sebesar Rp4,2 miliar dengan perincian Rp200 juta pada setiap kecamatan.

Advertisement

“Namun dari pantauan kami dilapangan banyak pohon dipinggir jalan yang tidak terawat dan bahkan hampir mau tumbang, karena dahannya tidak dipangkas dan dikhawatirkan akan tumbang saat angin kencang, dan faktanya beberapa hari terakhir terbukti,” pungkas Boydo saat pemandangan umum fraksi secara detail menyampaikan waktu-waktu kejadian tumbangnya pohon tersebut. (wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN