El Adrian: Pemuda Sumut Diambang Perpecahan

www.facebook.com
Iklan

MEDAN, WOL – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Medan, El Adrian Shah mengungkapkan, saat ini Medan kekurangan sosok pemimpin yang mampu mengayomi para pemuda.

“Kita masih kekurangan sosok pemimpin yang tegas dalam mengambil keputusan,” ucap Ketua KNPI Kota Medan, El Adrian Shah SE kepada Waspada Online, Selasa (18/8).

Menurut El Adrian, program-program yang dilakukan pemerintah kepada generasi muda masih belum begitu terasa. Terbukti, program pemerintah khusus yang mengakomodir kepentingan generasi muda masih jarang.

“Pemuda Sumut diambang perpecahan karena pemerintah daerah tidak netral dalam menyikap dinamika pemuda. Itu terlihat saat Musyawarah Musda (Musda) DPD KNPI Sumut ke- XIII yang jelas dianggap illegal dihadiri pemerintah dan pejabat lainnya. Sebab, Musda tersebut tidak didukung 27 DPD KNPI Kabupaten/Kota, dan beberapa OKP dan OKI lainnya sebagai stakeholder di KNPI,” tuturnya.

El sapaan akrab El Adrian Shah,
menjelaskan pelaksanaan Musda versi Jakarta akan berdampak negatif terhadap kekompakan pemuda di Sumatera Utara.

iklan

“Bayangkan kalau KNPI di Sumut ada dua. Sudah pasti akan terjadi konflik. Selain itu, KNPI sebagai wadah berhimpunnya pemuda sudah mulai dipecah menjadi dualisme. Dalam hal ini pemerintah harus tegas dan netral, agar tidak ada perpecahan pemuda. Kita tidak ingin ada dualisme KNPI di Sumut maupun di kabupaten/kota,” jelasnya.

Di samping itu tambah El, Sumut tidak memiliki pemimpin yang mempunyai visi dan misi untuk  memakmurkan dan mensejahterakan rakyat,“Perilaku para pemimpin di daerah ini jelas membuat masyarakat akan semakin menderita dan sengsara. Sebab, kehidupan masyarakat di Sumut senantiasa dizolimi,” terangnya.

Ditambahkan, menjelang pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Medan tahun 2015, harapan masyarakat terhadap para kandidat mulai mencuat. Tak terkecuali dari kalangan pemuda. Mereka berharap, Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota terpilih nantinya lebih peduli kepada pemuda sebagai generasi bangsa.

“Kepedulian pemerintah saat ini kepada generasi muda masih belum begitu terasa. Terbukti, program-program yang ditujukan kepada pemuda masih jarang,” ungkap El Adrian Shah.

Karena itu, dia berharap Pemilukada tahun ini mampu melahirkan kepala daerah yang lebih peduli kepada pemuda, dengan memperbanyak kegiatan kepemudaan, terutama dalam hal pembinaan dan pemberdayaan kalangan pemuda.(wol/lvz)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan