Dompet Dhuafa Waspada Ajak Masyarakat Berkurban

WOL Photo/Eko
Iklan

MEDAN,WOL – Dompet Dhuafa Waspada menggelar program untuk menuju Hari Raya Kurban 1436 Hijriah melalui Program Tebar Hewan Kurban dengan mengusung tema “Andai Ini Kurban Terakhirku” untuk Wilayah Sumatera Utara.

Program tersebut merupakan penyaluran hewan kurban melalui Tebar Hewan Kurban (THK) yang diberikan kepada masyarakat di daerah-daerah terpencil, terbelakang, rawan gizi dan orang-orang yang tinggal di daerah bencana alam dan kerusuhan melalui mitra pemberdayaan peternak di daerah setempat. Hal ini disampaikan, Branch Manager Dompet Dhuafa Waspada Sumut, Hambali, kepada Waspada Online, Selasa (25/8).

Dikatakan, berkurban di daerah terpencil dan marginal bertujuan untuk memberikan kebahagian kepada saudara kita yang jarang memakan dan mengkonsumsi daging kurban dibandingkan dengan masyarakat di perkotaan.

“Penyaluran THK Dompet Dhuafa Waspada Wilayah Sumatera Utara tahun ini target awal pendistribusian seperti tahun 2014 lalu yakni ke 17 Desa 7 Kabupaten dan Kecamatan,” terang Hambali.

Pada tahun 2014 lalu Dompet Dhuafa menyalurkan kurbannya ke tujuh titk Kabupaten distribusi diantaranya Kabupaten Karo tepatnya di Desa Brastagi, Desa Semangat Gunung, Desa Tongkoh, Desa Ndeskati, Desa Gung Pinto dan Desa Kutambelin.

iklan

Kemudian ada di Kabupaten Langkat tepatnya di Desa Sidomulyo, Secanggang, Kuala Air Hitam dan Kampung Mualaf, ada juga di Kabupaten Deli Serdang seperti di Desa Tiga Juhar, Gunung Meriah, Kabupaten Samosir di Desa Onan Runggu, Kabupaten Serdang Bedagai tepatnya di Desa Binjai, Pancur Batu di Desa Namo Lama dan Terakhir ada di Aceh Tamiang tepanya di Desa Sei Buluh dan Sukaramai dengan total keseluruhan kurban sebanyak 265 ekor ternak.

“Program THK memberikan kebahagian dan perbaikan gizi kepada seluruh saudara-saudara kita yang tinggal di wilayah marginal. Pada THK tahun lalu sebanyak 13.250 jiwa di seluruh titik pendistribusian THK Sumut sehingga dapat dihitung hanya 0,15% dari total penduduk muslim di Sumut sebanyak 8.579.830 jiwa yang menerima daging kurban THK ini,” ungkapnya.

Hambali menambahkan, ini semua masih jauh dari harapan. Maka itu, kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk terus membesarkan program ini, baik tahun ini maupun tahun-tahun berikutnya, agar kita bisa membantu saudara-sauadara kita di daerah marginal,” tambahnya.

Untuk tahun ini Program THK Dompet Duafa Waspada Sumut mencatat harga kurban dalam dua kategori yang diataranya kambing dengan bobot 25-29 Kg sekitar Rp1.750.000 per ekornya sedangkan sapi dengan bobot 250-300 Kg sekitar Rp12.000.000 per ekornya.

“Bagi Dompet Dhuafa Waspada, setiap hari raya kurban adalah titik perjalanan sejarah dengan memulai program THK. Berharap agar masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam merayakan Hari Raya Idul Adha dengan berkurban untuk disalurkan kepada kaum dhuafa,” pungkasnya.(wol/eko/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan