Bom Lhokseumawe, Identitas Pembom Dikantongi

Ilustrasi
Iklan

BANDA ACEH, WOL – Kepolisian Daerah Aceh sudah mengidentifikasi satu orang otak bom rakitan yang meledak di Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Minggu dinihari.

“Satu orang sudah kami identifikasi. Ke mana pun dia lari, akan kami kejar. Saat ini sedang diburu, kita harapkan berhasil,” kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Teuku Saladin, hari ini, Minggu (9/8).

Pelaku, lanjut Saladin, merupakan pemain narkoba jenis sabu dan merupakan warga sekitar. Saladin mengatakan daerah tersebut memang rawan narkoba. Umumnya, narkoba jenis sabu-sabu masuk melalui pelabuhan kecil yang didatangkan dari Malaysia.

Untuk kandungan bom rakitan yang digunakan pelaku, Saladin mengaku polisi masih mengidentifikasi. “Yang jelas, dua bom itu menggunakan timer,” katanya.

Pelaku sengaja membedakan waktu meledak pada kedua bom itu. Jadi, ketika bom pertama meledak, masyarakat datang ke lokasi. “Nah, ketika masyarakat sudah di lokasi, bom kedua baru meledak. Ini yang menyebabkan sejumlah warga terluka,” katanya.

iklan

Seperti diketahui, dua bom rakitan mengguncang Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Minggu dinihari. Bom yang meledak tak bersamaan ini melukai delapan warga dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit PT Arun.

Saladin mengatakan pelaku sengaja melakukan teror bom di desa itu karena warga di sana menentang peredaran narkoba. “Jadi, masyarakat selalu melaporkan ke polisi begitu ada orang yang mengedarkan narkoba,” katanya.

Menurutnya, warga Desa Ujong Pacu amat gerah karena banyak pemuda di sana yang menjadi korban narkoba.(mtn/hls/data1)

Iklan