Bentrok Antar Pemuda Terjadi di Jalan Sendok

Ilustrasi
Iklan

MEDAN, WOL – Kepala Lingkungan III, Sei Putih Tengah, M Husni (67) mengungkapkan, tidak mengetahui asal dari mana pemuda yang terlibat bentrok di Jalan Ayahanda/Sendok, Kecamatan Medan Petisah.

“Saya dikasih tau warga bahwa ada bentrok dua pemuda. Sempat juga melerainya. Akan tetapi, saya tidak tahu asal pemuda-pemuda tersebut,” ucap M Husni kepada wartawan, Kamis (13/8).

M Husni menyebutkan, pemuda yang terlibat bentrok datang ke Jalan Ayahanda dengan menaiki angkutan umum (angkot).

“Mereka ini datang naik angkot tadi pak. Enggak lama, mereka turun dari angkot. Tak lama kemudian, kelompok penyerang yang disebut-sebut datang dari kawasan Kampung Lalang ini langsung menuju ke rumah salah satu warga. Di sana, mereka sempat menenteng senjata tajam,” sebutnya.

“Begitu masa penyerang ini turun, langsung dihadang pak. Saya pun sempat melerainya,” sambungnya yang mengenakan seragam PNS.

iklan

Diungkapkan Kepling, meski sempat dilerai, kedua kelompok massa tetap bentrok. Beberapa diantaranya saling kejar dan melempar batu.

“Melihat ada kelompok penyerang yang tertinggal, warga yang marah kemudian mengamankan seorang pria yang diketahui bernama Arifin (39). Pria berjaket hitam itupun nyaris tewas usai dihantami dengan menggunakan benda keras,” ungkapnya.

Ditambahkan, salah seorang pria yang terluka akibat bentrokan sudah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut. “Sudah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara bang, nyaris tewas anak itu (pemuda bentrok),” pungkasnya.(wol/lvz)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan