Ratusan Massa Serang PT Rapala, Pos Security Dibakar

Ilustrasi
Iklan

KUALA SIMPANG, WOL – Ratusan massa dari Desa Paya Reuhat, Kecamatan Banda Meulia, Kabupaten Aceh Tamiang serang PT Rapala dengan melempari batu bahkan membakar pos security, Rabu (22/7).

Serangan dipicu akibat dibukanya lahan seluas 144 hektar di areal PT tersebut. Massa melarang pembukaan lahan di areal itu dan meminta pihak PT Rapala untuk menghentikan proses pembukaan karena lokasinya masih dalam sengketa dengan warga.

Informasi yang diperoleh Waspada Online, pihak PT Rapala tersebut awalnya sudah menuruti permintaan masyarakat dengan mengeluarkan alat berat dari areal lahan perkebunan.

Namun, petugas kepolisian melepaskan tembakan ke udara untuk meghalau para masa agar tidak mendekati lokasi. Lantas, masa pun tetap saja beringas dan mengabaikan tembakan tersebut sehingga terjadilah aksi pelemparan batu ke arah PT Rapala, bahkan pos security hangus dibakar massa.

Tak lama kemudian personel polisi yang dipimpin langsung Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Yoga Prasetya tiba di lokasi kericuhan untuk mendinginkan situasi.

iklan

Dalam hal itu Kapolres berjanji akan secepatnya menyelesaikan permasalahan itu dengan berkoordinasi dengan pihak PT Rapala. Sementara untuk pengerjaan pembukaan lahan dihentikan sementara.

“Masalah ini secepatnya kami selesaikan dengan berkoordinasi ke pihak PT Rapalai. Jadi untuk sementara pembukaan lahan dihentikan,” ucap Kapolres.

Kedatangan polisi ke lokasi langsung membuat suasana yang tadinya mencekam berubah menjadi dingin. Usai mendengar penyampaian Kapolres, para massa pun membubarkan diri dan lokasi areal PT hingga kini mulai aman. (wol/chai)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan