Presiden Jokowi Buka Kantor Khusus Urusi Batam-Bintan-Karimun

Istimewa
Iklan

SINGAPURA, WOL – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan, pemerintah ingin serius menyelesaikan masalah free trade zone, industrial zone, yang ada di Batam, Bintan, dan Karimun.

Karena itu, untuk menyelesaikan masalah-masalah regulasi, masalah kewenangan di daerah, pemerintah akan membuat satu kantor khusus yang akan menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Batam, Bintan, dan Karimun.

“Kami ingin sekali lagi mengundang lagi investor dr Singapura sebanyak-banyaknya untuk menanamkan investasinya di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun, dan sekitarnya,” kata Presiden Jokowi dalam jumpa pers bersama Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Liong, di Istana Kepresidenan Singapura, siang ini.

Presiden juga mengemukakan, bahwa Singapura dan Indonesia telah sepakat untuk bersama-sama melakukan kerjasama promosi untuk pariwisata menjadi sebuah paket destinasi bersama. Diharapkan dengan kerja sama promosi ini turis yang datang ke Singapura dan Indonesia menjadi lebih banyak dan naik dari tahun sebelumnya.

Adapun terkait masalah kemananan, menurut Presiden Jokowi, Indonesia dan Singapura sepakat akan  saling tukar-menukar informasi, saling tukar-menukar hal-hal yang berkaitan dengan terorisme dan ISIS, yang  menjadi tantangan hampir di semua negara.

iklan

“Singapura dan Indonesia sangat concern mengenai masalah ini,” ujar Jokowi.

Sementara terkait masalah investasi, Presiden Jokowi mengemukakan, sore ini ia akan mengundang sebanyak-banyaknya investor dari Singapura, yang merupakan investor terbesar di Indonesia. Diharapkan ke depan akan lebih banyak lagi investor dari Singapura yang menanamkan investasinya di Indonesia.

Sebelumnya PM Singapura Lee Hsien Liong dalam konperensi pers bersama itu menyambut baik kedatangan Presiden Jokowi dalam kunjungan kenegaraan pertamanya sejak menjadi presiden terpilih di Indonesia.

Sebelum dilakukan pernyataan pers bersama terlebih dahulu dilakukan Penandatanganan Dokumen Kerja Sama (MoU), yaitu:
1. Memorandum of Understanding antara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi dan The Ministry of Communications and Information of The Republic of Singapore on Electronic Government Collaboration.
2. Memorandum of Understanding antara Menpora Imam Nachrawi dan The Government of Republic of Singapore Minister of Culture Common Youth
3. Kerjasama Strategis yang ditandatangani Ketua Kadin Indonesia Suryo Sulistyo dan Ketua Singapore Business Federation. (hls)

Iklan