Pengadaan Panti Sosial Dinsosnaker Medan Terganjal Keuangan

WOL Photo/Ilustrasi
Iklan

MEDAN, WOL – Memiliki panti penampungan khusus untuk para gelandangan dan pengemis (Gepeng,red) di Kota Medan sepertinya tidak akan pernah terwujud. Pasalnya hingga saat ini pengajuan ataupun keluhan yang disampaikan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Sosnaker) Kota Medan ke Wali Kota belum juga mendapati respon.

“Kalau soal panti yang dinda tanyakan, jangan tanya ke saya. Coba tanyakan ke bagian Keuangan Pemko Medan. Kalau kita hanya sebatas mengajukan. Yang menyetujuinya itu ada di bagian itu,” ungkap Kadis Sosnaker Syarif Armansyah Lubis, usai menghadiri rapat Pansus LPj APBD Tahun 2014 yang dipimpin Godfried Effendi Lubis.

Bob, sapaan akrab mantan Kadis Perhubungan ini kembali menjelaskan, pihaknya tidak mengetahui kapan realisasi dari pengajuan tersebut. “Ya gak tau lah kapan bisa direalisasikan,” singkatnya.

Maraknya gepeng beroperasi di Kota Medan tidak terlepas dari minimnya fasilitas pendukung penertiban seperti panti penampungan. Sebab setiap gepeng di tertibkan, Dinsosnaker Medan hanya sebatas mendata dan menyerahkan ke Dinsos Sumut. Dinsosnaker Medan tidak bisa lakukan pembinaan kepada mereka. Itu lah penyebabnya gepeng selalu muncul meskipun sudah di razia, terkhusus pada saat bulan puasa seperti sekarang ini. (wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

iklan
Iklan