Pemeliharaan Alutsista Dapat Porsi Besar

Istimewa

JAKARTA, WOL – Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan rencana strategis pemeliharaan dan perbaikan alutsista TNI sudah rampung. Renstra ini termasuk ke dalam renstra tahap ketiga, pemenuhan Minimum Essential Force (MEF) atau standar minimum kekuatan TNI 2015-2019.

Berdasarkan renstra itu, menurut Moeldoko, anggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan utuk alutsista cukup besar. “Kami sudah selesai menyusun renstra pemeliharaan dan perbaikan untuk semua jenis alutsista,” terang Moeldoko di Ruang Tamu Panglima TNI, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (2/7).

“Anggarannya besar. Bahkan tidak kalah besar dibandingkan pembelian alutsista baru,” lanjut dia.

Ketika dikonfirmasi berapa total anggarannya, Moeldoko hanya menjawab jika renstra ini sangat penting untuk identifikasi alutsista TNI.

“Agar semua secara detail, pesawatnya per item, per menit, per jam, hari pakainya semua tercatat dengan baik. Ini perlu anggaran yang tidak sedikit, tapi harus seperti itu,” paparnya.

Advertisement

Moeldoko juga menepis anggapan adanya pengabaian pemeliharaan alutsista TNI. Menurutnya, para prajuritnya telah berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan perawatan.

“Enggak boleh kita abai. Apakah sekarang kita abai? Sebenarnya tidak. Seperti yang saya katakan, dengan semangat prajurit saya di lapangan pesawat tua pun masih dipelihara dengan baik,” paparnya.

Terkait anggaran TNI tahun depan, Moeldoko mengungkapkan pemerintah sudah menyiapkan dana senilai Rp101 triliun. Dana sebesar itu, antara lain untuk pemeliharaan dan perbaikan alutsista.

“Tahun 2016 sudah ter-deploy kurang lebih Rp101 triliun,” jelas Moeldoko.

Moeldoko juga membantah adanya embargo alutsista. Saat ini yang terpenting evaluasi menyeluruh alutsista yang ada dan proyeksi anggaran pemeliharaan.

“Semua sekarang sudah terbuka, tidak ada embargo. Kita akan melakukan evaluasi menyeluruh. Proyeksi anggaran pemeliharaan itu yang jauh lebih penting,” tutup dia.
(metrotvnews/data1)