Modernisasi Alutsista Tak Bisa Tiba-tiba

okezone.com

JAKARTA, WOL – Desakan agar TNI melakukan modernisasi alutsista semakin kuat. Desakan muncul menyusul pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Medan, Sumatra Utara. Namun modernisasi tak bisa dilakukan tiba-tiba.

“Iya (ditambah), tentu sesuai anggaran. Kan tidak bisa langsung kasih,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (2/7).

JK menyebut, penambahan alutsista harus dilakukan. Namun, ada prosedur yang harus ditempuh untuk pengadaan itu.

Pemerintah, kata JK, akan mengupayakan penambahan alutsista di anggaran tahun 2016. Penambahan alutsista disesuaikan kekuatan anggaran negara. “Ya tergantung kekuatan anggaran negara,” kata JK.

Calon Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berkomitmen mendatangkan pesawat udara baru, bukan pesawat hibah atau bekas. Itu dilakukan pada pengadaan yang akan datang.

Advertisement

“Saya sudah berkomunikasi dengan Komisi I DPR, untuk pesawat udara harus baru. Pengadaan yang akan datang harus baru kecuali yang sudah telanjur (proses pengadaannya),” kata Gatot di Ruang Rapat Komisi I DPR, Jakarta, Rabu (1/7) malam.

Saat ini, menurut Gatot, ada 12 pesawat Hercules tahun 1964 dan 12 dari produksi tahun 1975 ke atas. Dia mengatakan tidak mungkin menghentikan operasi pesawat Hercules tersebut meskipun dengan alasan pesawat sudah uzur.

Pesawat Hercules C-130 TNI AU jatuh di Jalan Letjen Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan, Sumatera Utara, Selasa 30 Juni 2015, pukul 11.48 WIB. Pesawat jatuh setelah dua menit lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo, Medan. (metrotvnews/data1)