Liberty Pasaribu Segera Diperiksa Polda

Istimewa
Iklan

MEDAN, WOL – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) pekan depan akan memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tobasa, Liberty Pasaribu sebagai tersangka dugaan korupsi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2006 senilai Rp 3 miliar.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan, Minggu(5/7) menyebutkan rencana pemeriksaan Liberty Pasaribu dilakukan setelah penyidik penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat (Dit) Reskrimsus menjadwal ulang pemeriksaan setelah Liberty  yang sebelumnya mangkir dari panggilan penyidik pada awal dua pekan lalu.

“Penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Plt Bupati Tobasa Liberty Pasaribu untuk diperiksa  pekan depan ” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan, Minggu(5/7).

Menurut Nainggolan, untuk menetapkan Plt Bupati Tobasa Liberty Pasaribu sebagai tersangka, penyidik Tipikor Poldasu telah melakukan gelar perkara. Namun yang bersangkutan tidak hadir ketika hendak diperiksa pada Senin 15 Juni 2015 lalu.

Karena itu, penyidik menjadwal ulang pemeriksaan Liberty Pasaribu, pekan ini. Dia ditetapkan sebagai tersangka karena diduga ikut menikmati uang hasil korupsi DAU dan DAK senilai Rp 3 miliar saat menjabat sebagai sekda Tobasa.

iklan

Dalam kasus ini, penyidik sudah menetapkan mantan Bupati Tobasa, Monang Sitorus sebagai tersangka dan sudah selesai menjalani hukuman bersama Bemprit Hutapea, Jansen Batubara dan Arnold Simanjuntak. Namun herannya, Plt Bupati Tobasa Liberty Pasaribu ditetapkan sebagai tersangka setelah sembilan tahun dugaan korupsi itu berlalu.

Terkait kasus itu, berbagai gelombang elemen masyarakat/mahasiswa melakukan unjukrasa di Mapoldasu, mendesak Liberty Pasaribu segera diperiksa dan ditahan karena diduga kuat terlibat dalam korupsi APBD TA 2006 senilai Rp 3 miliar. Salah satunya adalah Forum Masyarakat Peduli Keadilan Sumatera Utara (FMPK-SU), 20 Mei 2015 lalu, kembali mendatangi Mapolda Sumut.

Koordinator lapangan FMPK-SU, Faisal mendesak agar Poldasu segera menangkap Wakil Bupati Toba Samosir (Tobasa), Liberty Pasaribu.(wol/data1)

Iklan