Banyak Usaha di Medan Tidak Punya HO

WOL Photo/mrz

MEDAN, WOL – Hingga saat ini cukup banyak perusahaan di Kota Medan yang tidak memiliki izin gangguan (HO), namun tidak ada tindakan dari instansi terkait, sehingga perusahaan-perusahaan ini tetap saja beroperasi.

Pernyataan ini diungkap anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Salman Alfarisi, dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Plafon

Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran (TA) 2015 bersama Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BBPT) di ruang Banggar lantai II gedung DPRD Medan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan.

“Saya banyak mendapat laporan tentang banyaknya usaha di Medan yang tidak memiliki HO, namun usahanya tetap saja berjalan,” ungkap Salman dalam rapat yang dihadiri oleh Kepala BPPT Medan Wirya Alrahman itu.

Padahal lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, ini merupakan bagian dari peraturan yang harus dijalankan, harusnya Pemerintah Kota (Pemko) melalui BPPT tegas menyikapi persoalan ini.

Advertisement

Usaha-usaha yang tidak mengurus HO harus mendapat sanksi tegas, karena ini merupakan jalan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemko Medan, sebut Salman yang juga Ketua Komisi C DPRD Medan.

Menjawab pernyataan tersebut, Kepala BPPT Wirya Alrahman mengatakan, sesuai aturan, tugas BPPT hanya mengurus soal administrasi seperti mengeluarkan izin, sedangkan pengawasan berada di satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis.

“Jadi kalau ada usaha di Medan yang tidak punya izin, baik berupa izin gangguan dan sebagainya, BPPT tidak bisa memberi tindakan,” ujar Wirya dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung itu, kemarin.

Jawaban Wirya langsung ditimpali Salman. Menurut Penasehat Fraksi PKS DPRD Medan tersebut, ini bukti komunikasi antar SKPD kurang baik. “Jika saja komunikasi ini berjalan dengan baik, saya pikir akan terjadi peningkatan pendapatan,” ketusnya.

Dalam kesempatan ini, Salman juga mempertanyakan berapa usaha di Medan yang tidak memiliki izin gangguan, karena tanpa HO usaha mereka juga tetap berjalan. (wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN