Bamsoet: Semoga Kubu Agung Tak Mimpi Basah

foto: Okezone
Agregasi
Agregasi

JAKARTA – Bendahara Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakri (Ical), Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) berlaku mengikat bagi tergugat, yakni Agung Laksono dan Menkumham Yassona Laoly.

Putusan tersebut, kata Bamsoet tak mempengaruhi langkah hukum yang dilakukan Agung dan Menkumham di tingkat selanjutnya.

“Dengan keputusan pengadilan yang menyatakan keputusan majelis berlaku secara serta merta dan dapat langsung dilaksanakan walaupun ada upaya hukum lain yang dilakukan pihak tergugat Munas Ancol, Agung Laksono dan Kemenkumhan, Yasona Laoly,” ujar Bamsoet dalam keterangannya kepada Okezone, Jumat (24/7/2015) malam.

Menurutnya, secara otomatis putusan itu juga menegaskan pihak yang berhak menandatangani pencalonan kepala daerah dalam Pilkada serentak Desember mendatang adalah Ical.

Advertisement

“Maka yang berhak menandatangi pencalonan kepala daerah dalam Pilkada serentak mendatang adalah ARB dan Idrus Marham sebagai Ketum dan Sekjen hasil Munas Golkar Bali. Kita berharap kubu Ancol tidak ngeyel dan patuh pada hukum serta tidak terlalu cepat mimpi basah lagi,” tegasnya.

Islah Terbatas Golkar

Kata dia, keputusan pengadilan juga menghukum Agung Laksono dan Yasona Laoly wajib membayar secara tanggung renteng denda kepada Ical sebesar Rp 100 miliar.

“Juga otomatis memberikan hak pada Munas Golkar Bali untuk menempati kantor DPP Partai Golkar di Slipi yang selama ini diduduki secara tidak sah oleh kubu Munas Ancol,” tegasnya.