Taktik Pelatih Warriors Tepat

AP

OAKLAND, WOL – Selain kegemilangan Stephen Curry, keberanian pelatih Steve Kerr mengambil risko menjadi salah satu kunci kemenangan Golden State Warriors pada Game 5 Final NBA 2015, Senin (15/6).

Menang 104-91, Warriors kini unggul 3-2 atas Cleveland Cavaliers dan hanya butuh satu kemenangan untuk menoreh sejarah juara. Di laga ini, Curry memang tampil gemilang dengan mencetak 37 poin, namun sukses Warriors tak lain juga berkat kejelian Kerr.

Layaknya di Game 4, Kerr berjudi dengan menyimpan center Andrew Bogut dan memindahkan Draymond Green yang biasa menjadi power forward diposisikan sebagai big man. Posisi Green sendiri dipercayakan kepada Andre Iguodala yang menjadi kunci pertahanan Warriors dalam usahanya meredam agresivitas LeBron James.

Meski begitu, LeBron masih mampu mendulang 40 angka 14 rebound, dan 11 assist. Namun, kali ini Cavs tampak terlalu membiarkan LeBron berjuang sendiri hingga segala upayanya mudah dipatahkan Curry cs.

Kedua tim bahkan bermain alot pada dua kuarter awal. Memasuki jeda, Warriors pun hanya unggul satu poin, 51-50. Di kuarter ketiga, barulah serangan Cavs kerap menemui sandungan hingga tertinggal 67-73. Perjuangan gigih LeBron akhirnya redup di 12 menit terakhir dan Warriors mengunci kemenangan di depan publiknya sendiri.

Advertisement

“Setiap saat berada di ruang ganti, Anda harus menyatukan visi dengan tim. Kami semua yakin bisa mengatasi LeBron dan Cavs sebagai satu keutuhan. Kami sudah buktikan dalam tiga game, sekarang tinggal mengulanginya pada Game 6 di Cleveland. Bukan bermaksud takabur, tapi kami percaya kami bisa,” ujar Curry.

Disinggung peluang mengantarkan Warriors menjadi jawara NBA musim ini,m Kerr menyebutkan bahwa dirinya hanya ingin mengingatkan pemain agar benar-benar fokus untuk Game 6 dan tidak terbebani satu kemenangan.

“Kemenangan ini patut disyukuri dan peluang juara yang sudah di depan mata patut diantisipasi dengan rendah diri. Kendati level kepercayaan diri tim ini sangat tinggi, pemain harus sadar untuk tetap membumi. Saya pernah berada di situasi ini, jadi tahu apa yang sedang dirasakan pemain saya,” ungkap Kerr yang pernah merasakan tiga cincin juara NBA bersama Chicago Bulls di era Michael Jordan dan Scottie Pippen.

Bila berhasil mengalahkan Cavs pada Game 6 saat tandang ke Cleveland, Rabu (17/6) lusa, maka Kerr akan mengoleksi cincin juara keenam dalam kariernya di NBA. Sebelumnya, tiga gelar diraih bersama Bulls dan dua saat membela San Antonio Spurs. (wol/ap/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL