Panglima TNI, Kini Giliran TNI-AU

Iklan

JAKARTA, WOL – Guru Besar Universitas Pertahanan (Unhan) Salim Said berharap Presiden Joko Widodo memilih Panglima TNI dari anggota Angkatan Udara. Alasannya, agar ada rotasi antara Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Angkatan Darat.

“Kemarin AD sudah dua kali, AL sudah. Sekarang saya sarankan yang diangkat AU, ya supaya kebagian dalam rangka menjaga keutuhan tentara kita,” kata Salim usai bertemu dengan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini.

Menurutnya, pemilihan panglima TNI dari Angkatan Udara ini tak akan mempengaruhi program pemerintah yang fokus pada kemaritiman. “Ya kan beberapa tahun lagi kan bisa (dari AL). Ini kan panglima itu biasanya tidak 5 tahun, biasanya dekat pensiun 2 tahun ganti, jadi bisa saja. Kayak Moeldoko 2 tahun. Jadi saya kira bisa,” ujar dia.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko dalam waktu dekat akan melepas jabatannya karena pensiun. Sehingga, Presiden Joko Widodo harus segera menunjuk panglima yang baru.

Hanya ada tiga kandidat yang berpeluang menduduki posisi tertinggi di TNI itu mereka adalah Kepala Staf Angkatan Udara, Kepala Staf Angkatan Darat dan Kepala Staf Angkatan Laut.

iklan

(vvn/data2) 

Iklan