Oknum Imigrasi Lhokseumawe Tantang Duel Wartawan

Ilustrasi
Iklan

LHOKSEUMAWE, WOL – Oknum petugas Imigrasi Kelas II Lhokseumawe, Busairi, naik darah dan ngajak duel dengan salah seorang wartawan media online Lintas Atjeh, Syamsul Arifin, di ruang belakang kantor setempat, Selasa (16/6).

Kejadian tersebut bermula ketika Busairi bersikap arogan sambil bertanya “cari siapa” dengan gaya menantang kepada wartawan tersebut. “Kalian cari siapa, saya tidak takut dengan wartawan. Kalian harus ada izin dari saya dulu kalau masuk kemari. Ayo kita main di luar secara jantan, kita lihat siapa yang kalah dan menang,” tantang Busairi bernada keras dengan gemetar.

Kejadian itupun kian memanas. Syamsul Arifin bersama tiga rekannya yang juga wartawan tidak terima dengan sikap bak preman tersebut yang menantang untuk duel. Hingga akhirnya salah satu dari ke empat wartawan itu mengambil gambar, lantas digagalkan oleh Busairi yang mencoba merampasnya.

Adu mulut terus berlangsung hingga sepuluh menit lamanya. Beruntung petugas lainnya mendinginkan situasi. “Sudah-sudah jangan ribut lagi. Biar saya yang luruskan nanti. Busairi orangnya memang suka marah-marah di sini,” ucap Yusuf petugas security di imigrasi tersebut.

Sementara itu Syamsul Arifin mengatakan, awalnya dirinya bersama tiga rekannya hendak menemui Kepala Imigrasi, Muhammad Akmal untuk wawancara perihal pengungsi Rohingya dipindahkan ke Kuta Makmur.

iklan

Namun yang bersangkutan justeru tidak ada di tempat. “Kami kemudian mencoba untuk menemui Pak Sayed bagian TU, tapi juga tidak ada. Setelah itu ketika hendak keluar meninggalkan tempat, busairi datang bertanya dengan menantang untuk duel,” ucapnya dengan kesal.

Belakangan diketahui, Busairi adalah salah satu petugas security yang masih honorer. Awalnya dia hanyalah pekerja tukang parkir di halaman Kantor Imigrasi. (wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan