LKPI: 5 Tokoh Masyarakat akan Bersaing Ketat di Pilkada Tobasa

Istimewa

MEDAN, WOL – Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI)  menggelar survei di Kabupaten Toba Samosir untuk mencari siapa yang paling berpeluang menduduki kursi nomor satu di Kabupaten Toba Samosir.

Direktur Eksekutif LKPI, Malvin Baringbing mengatakan dari keterangan  tertulisnya ke redaksi Waspada Online, Senin (22/6), dari hasil pra survey LKPI melalui survey metadata, pengumpulan nama-nama yang muncul di media massa dan obrolan masyarakat di seputar Toba Samosir ada sejumlah 15 tokoh di Kabupaten Toba Samosir, yakni Bupati Toba Samosir, Liberty Pasaribu SH, MSi, Dumoli Siahaan SH, Liberty Manurung mantan Sekdakab Tobasa.

Selanjutnya Samsudin Manurung Anggota DPRD Tobasa dari Hanura. Asmadi Lubis yang merupakan Ketua  DPC Partai Gerindra Tobasa, Monang Sitorus, Sihar Sitorus, Robinson Tampubolon, Humala Simangunsong, Darwin Siagian  PNS di daerah Papua, Sahat Panjaitan, Ketua DPRD Tobasa, Poltak Sitorus Mantan dosen Ilmu Matematika di Institut Teknologi Bandung (ITB) , Simon EP Hutahaean, Drs Viktor Siahaan SH MHum dan  Ir.Jainur Manurung, MM.

Hasil survei tentang ‘Kepemimpinam dan Pembangunan Politik Lokal Kabupaten Toba Samosir pada 3 Juni -13 Juni 2015 dengan sampel 800 responden di 16 kecamatan yang ada di Kabupten Tobasa  ada lima  nama menempati peringkat lima besar berdasarkan kapabilitas, acceptabilitas, pupalaritas dan  elektabilitas para tokoh yang berpotensi maju sebagai calon Bupati Tobasa yakni, Poltak Sitorus (19,7 persen ), Liberty Pasaribu SH (12,5 persen) Darwin Siagian (12,4 persen), Monang Sitorus (11,7  persen) dan Asmadi Lubis (8,1 persen).

Figur baru seperti Poltak Sitorus  yang bukan berlatar birokrat dan politisi dalam tingkat penerimaan atau akseptabilitas di masyarakat mengalahkan semua calon Bupati lainya dan berhasil  melebihi Liberty Pasaribu  dan Monang Sitorus.

Advertisement

Malvin Baringbing SH juga mengatakan, jika melihat hasil survei elektabilitas ini figur Poltak Sitorus akan bisa menyaingi incumbent dan mantan incumbent serta mantan birokrat dan politisi Tobasa karena masih banyak waktu yang tersisa bagi figur baru untuk mensosialisakan diri dan programnya pada Masyarakat Tobasa  serta partai yang akan mengusungnya.(wol/rls/data1)

Editor: SASTROY BANGUN