Korupsi, Mantan Kabid Perikanan Tanjung Balai Dihukum 4 Tahun Penjara

Ilustrasi
Iklan

MEDAN, WOL – Mantan Kepala Bidang Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Tanjungbalai, Irianto dihukum 4 tahun penjara. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan 80 unit keramba yang merugikan negara Rp270 juta.

Majelis hakim yang diketuai oleh Dwi Dayanto menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 3  UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. ‬

‪”Menyatakan terdakwa bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama,” ujar Ketua Majelis Hakim Dwi Dayanto dalam persidangan di Ruang Cakra VII Pengadilan Tipikor, Kamis (18/6).‬

‪Selain itu, majelis hakim menghukum agar terdakwa membayar denda sebesar Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan.‬

‪Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Lisa Tarigan yang sebelumnya menuntut agar terdakwa dihukum 6 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 1 tahun kurungan.‬

iklan

‪Menanggapi vonis ini terdakwa menyatakan pikir-pikir. Hal yang sama juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum.‬ Kasus ini bermula saat Diskanla Tanjungbalai pada Tahun Anggaran (TA) 2011 mendapatkan program pengadaan 80 unit keramba dengan anggaran Rp1 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).‬

‪Namun dalam pelaksanannya terjadi ketidaksesuaian dan kekurangan item seperti bibit ikan, pakan ternak dan drum yang berbeda dengan yang diprogramkan, sehingga negara dirugikan Rp270 juta sebagaimana audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut. Dalam kasus ini, masih ada 1 tersangka yang sampai saat ini masih dalam proses penyidikan.(wol/lihavez/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan