Dituduh Mesum, Massa Desak Kepala Desa Berhenti dari Jabatannya

WOL Photo
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Syafruddin, geuchik (kepala desa) Matang Bayu, Baktiya Barat, Aceh Utara didesak diberhentikan dari jabatannya. Bahkan, Camat Baktiya Barat, Edward pun menyetujui dan sudah menandatangani perihal itu.

Hal itu berlangsung ketika puluhan warga Matang Bayu menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor kecamatan setempat, Senin (15/6), untuk menuntut geuchik yang bersangkutan segera diberhentikan karena telah melakukan mesum.

“Perbuatan mesum geuchik dengan salah seorang isteri warga desa yang sama terjadi sembilan bulan yang lalu. Sebelumnya kami sudah berulang kali membuat surat kepada camat melalui perangkat desa agar yang bersangkutan dicopot,” teriak koordinator aksi, Paimin.

Dari pantauan Waspada Online di lokasi, aksi tersebut juga diikuti oleh para kaum ibu-ibu rumah tangga dengan mengusung beberapa lembar poster berisi tuntutan. Bahkan para masa meneken MoU di selebaran kain panjang sebagai tuntutan.

Paimin mengatakan, pihak Kecamatan sebelumnya terkesan diam terkait persoalan tersebut. Warga juga telah melayangkan surat kepada Bupati Aceh Utara, dan akan menggelar aksi di kantor Bupati.

iklan

“Camat harus bertindak cepat menyelesaikan kasus ini, tapi camat terkesan diam. Maka kita gelar aksi ini dan camat kita desa untuk memanggil perangkat desa membicarakan kasus ini,” imbuh Paimin.

Sementara geuchik yang bersangkutan, Syafruddin secara terpisah mengaku bahwa tuduhan yang disampaikan warga dalam aksi unjuk rasa adalah fitnah. Secara tegas dirinya akan melakukan serangan balik terhadap pelaku provokator dalam tuduhan tersebut.

“Itu fitnah, saya akan tuntut balik mereka yang melakukan provokator. Saya bahkan sudah mengantongi nama mereka, karena itu pencemaran nama baik. Permasalahan mesum itu sudah selesai dan tidak ada bukti,” kilah Syafruddin menolak tuduhan. (wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan