Chile Paksa Juara Bertahan Angkat Koper

AP

SANTIAGO, WOL – Tuan rumah Chile akhirnya lolos ke semifinal Copa America 2015 setelah menyingkirkan juara bertahan Uruguay 1-0 berkat gol Mauricio Isla di Estadio Nacional Julio Martinez Pradanos, Santiago, Kamis (25/6).

Dua kartu merah mewarnai kekalahan Uruguay pada laga ini. Edinson Cavani dan Jorge Fucile harus diganjar kartu kuning kedua pada babak kedua lantaran strategi permainan keras yang ditunjukkan La Celeste.

Tampil dominan, Chile baru bisa mencetak gol di penghujung laga. Padahal tuan rumah langsung tampil menekan sejak menit pertama. Artuto Vidal cs terus menggempur pertahanan Uruguay, namun upaya mereka selalu dimentahkan lini pertahanan Uruguay yang digalang Diego Godin.

Tuan rumah akhirnya diuntungkan kartu merah yang didapat Edinson Cavani pada menit 63. Kesalahan Cavani lantaran melakukan tamparan kecil ke wajah Gonzalo Jara. Bek Chile itu langsung mengerang kesakitan dan Cavani mendapatkan kartu kuning keduanya.

Sebelumnya, striker Paris Saint-Germain (PSG) tersebut mendapatkan kartu kuning lantaran terlibat keributan dengan hakim garis. Kekurangan satu pemain membuat permainan Uruguay goyah. Menit 81, pertahanan kokoh Uruguay jebol juga melalui sepakan Mauricio Isla yang gagal dihalau Muslera.

Advertisement

Laga ini sendiri sempat terhenti di penghujung laga. Para pemain Uruguay protes dengan keputusan wasit yang mengeluarkan kartu kuning kedua kepada Jorge Fucile karena dianggap melanggar keras Alexis Sanchez.

Kemenangan ini mengantarkan Chile ke semifinal menghadapi pemenang antara Bolivia dan Peru yang baru bertanding pada Jumat (26/6) besok. Di laga melawan Uruguay, Alexis Sanchez tampil sebagai man of the match.

“Terima kasih untuk semua orang. Saya sangat senang untuk tim, untuk semangat tim ini. Di babak pertama, saya tak merasa bugar, kedua kaki saya tidak merespons dengan baik,” ujar Sanchez.

“Kami akan menghadapi Peru atau Bolivia di semifinal. Kami punya mimpi sama dengan orang-orang yang mendukung kami,” tegas pemain berusia 26 tahun ini. (wol/copamerica/data2)

Editor AUSTIN TUMENGKOL