Bupati: Jangan Harap Bantuan Pemkab Untuk Pembangunan Mesjid

Istimewa
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menggelar safari Ramadhan perdana di Mesjid Pante Breuh Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Selasa (23/6) malam.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp5 juta beserta ambal dan satu unit wireless untuk kemakmuran mesjid Pante Breuh di bulan Ramadhan ini.

Disamping itu pula, Bupati menegaskan jangan berharap bantuan dana dari pemerintah untuk pembangunan mesjid. Karena program Kabupaten Aceh Utara adalah peningkatan SDM.

“Program Aceh Utara adalah kemajuan SDM, sedangkan untuk pembangunan mesjid diharapkan dari bantuan masyarakat dengan memperbanyak sedekah dan zakat,” ujarnya.

Sedangkan untuk anak sekolah, terangnya, yang ingin melanjutkan  sekolah lanjutan agar dapat bisa mengaji alquran terlebih dahulu. Bila tidak bisa maka agar dititipkan ke dayah maupun pesantren.

iklan

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawaban di akhirat kelak. Karena semua akan di pertanyakan apa yang semua dilakukan manusia selama di dunia.

“Untuk itu, mari kita sama-sama mengintrofeksi diri selama bulan suci Ramadhan dan selalu memohon perlindungan serta keselamatan kepada Allah SWT agar kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusuk,” pungkas Bupati.

Sementara itu Ketua Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh (KPA/PA) Wilayah Pase, Aceh Utara, Tgk Zulkarnaini bin Hamzah mengajak untuk saling bersilaturrahmi di bulan Ramadhan ini. Perdamaian juga diharapkan tetap abadi dan tidak ada lagi gejolak di bumi Aceh tersebut.

“Mari saling silaturrahmi di bulan Ramadhan ini, dan mari menjaga perdamaian agar tetap abadi, agar hidup masyarakat Aceh damai dan makmur, agar tidak ada lagi gejolak di bumi Aceh,” ujar Tgk Zulkarnaini.

Selain di hadiri Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib dan Ketua KPA/PA Pase Tgk. Zulkarnaini bin Hamzah, kegiatan tersebut juga dihadiri Kabag Humas Pemkab Aceh Utara Drs. Amir Hamzah, Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A Djalil atau Ayahwa, Ketua Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Aceh Utara Muhammad Yusuf, Kabid Kesra Aceh Utara Hamid, dan Camat Baktiya Abdurrahman. (wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan