SKPD Belum Lakukan Tender Kegiatan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, WOL – Meskipun sudah hampir lima bulan sejak disahkannya APBD Kota Medan 2015, masih banyak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang belum melakukan proses tender program yang telah dianggarkan. Bahkan, alasan belum dilakukannya proses tender juga tidak jelas.

Menurut Kepala Bagian Aset dan Perlengkapan Setdako Medan yang mengelola Unit Layanan Pelelangan (ULP) di Pemko Medan! Agus Suriyono, saat ini masih sebagian SKPD yang sudah mendaftarkan kegiatan atau programnya untuk dilelang. Dinas yang sudah mendaftarkan sebagian kegiatannya untuk dilelang yakni, Dinas Bina Marga Kota Medan serta Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Medan. Kedua dinas tersebut juga belum mendafatarkan keseluruhan programnya untuk ditenderkan. Sedangkan dinas lainnya belum ada sama sekali.

“Perkim dan Bina Marga sudah mendaftarkan sebagian kegiatan yang mereka tenderkan untuk dilelang. Sedangkan SKPD lain masih banyak yang belum. Wajar saja belum dilakukan, mungkin karena kegiatan mereka tidak banyak. Berbeda dengan Perkim dan Bina Marga. Itu memang banyak kegiatan pembangunan,” tegasnya Senin (11/5).

Agus menjelaskan, masuknya semua program yang dilelang tahun ini kemungkinan akhir Mei. Sebab, dilihat dari program yang telah didaftarkan masing-masing SKPD. Bahkan, saat ini bisa dikatakan sudah lumayan dibandingkan April lalu. Dimana, tidak ada satupun program yang daftarkan seluruh SKPD untuk dilelang.

“Mungkin akhir Mei sudah masuk semua. Karena sekarang ini belum didaftarkan semua. Masih sebagian. Kalau April sendiri malah tidak ada. Saya tidak tahu apa menjadi alasan mereka belum mendaftarkan. Sebab, itu urusan mereka. Kami hanya mendaftarkan dan memasukannya ke daftar lelang sistem online saja. Untuk tekhnisnya pihak SKPD yang lebih tahu,” ungkapnya.

iklan

Pria yang sebelumnya menjabat Kabid Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan ini menambahkan, selain hanya memasukan data-data kegiatan yang mau ditenderkan, juga hanya memeriksa dokumen yang berkaitan dengan itu. Apabila tidak lengkap, pihaknya tidak akan mendaftarkan sampai dokumen tersebut benar-benar lengkap dan bisa didaftarkan.

“Kami juga memeriksa dokumen berkaitan dengan kegiatan ditenderkan. Kalau tidak lengkap, kami minta dilengkapi. Sampai semua lengkap, baru bisa didaftarkan. Ini juga menjadi alasan belum semua SKPD mendaftarkan kegiatan untuk dilelang. Mereka harus melengkapi berkasnya. Makanya seperti saya katakan tadi, Mei ini semua sudah masuk,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga mengungkapkan, pihaknya mendorong kepada seluruh SKPD di lingkungan Pemko Medan untuk segera melakukan proses lelang agar program cepat berjalan. Sehingga masyarakat merasakan pembangunan tersebut. Selain itu, ditakutkan pekerjaan tersebut tidak selesai apabila proses tender terlalu lama. Apalagi ini sudah pertengahan tahun.

“Nanti ada lagi pembahasan P-APBD Kota Medan. Takutnya tidak tuntas dan menjadi silpa. Makanya, kami minta segera dilakukan agar pembangunan di Kota Medan bisa berjalan dan dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (wol/muhammad rizki/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan