Pedagang Buku Bekas Desak Pemko Segera Direlokasi ke Lapangan Merdeka

Istimewa

MEDAN, WOL – Perjuangan para pedagang buku ternyata belum selesai. Setelah sempat dipindahkan ke Jalan Pegadaian, pedagang buku kini menanti janji Pemko Medan untuk menempatkan mereka ke sisi timur Lapangan Merdeka.

Hal itu diungkapkan Koordinator Kontras Sumut, Herdensi dalam pertemuan dengan Komisi C DPRD Medan, Senin (11/5) bersama sejumlah pedagang yang sempat melakukan unjukrasa di depan DPRD Medan.

Herdensi mengungkapkan, berdasarkan kesepakatan antara pedagang, Pemko Medan dan Komnas HAM, para pedagang buku harus segera direlokasi ke sisi timur Lapangan Merdeka.

Dinas Perkim sendiri, sambungnya, sudah membangun 180 kios dan 64 kios lainnya akan dibangun menggunakan anggaran P-APBD 2015. Namun hingga saat ini, pedagang masih belum direlokasi ke tempat tersebut.

“Kita sepakat 180 itu akan di isi dan yang belum dapat kios, untuk sementara akan berjualan dengan membangun tenda dengan warna sama, sebab lapaknya sudah ada. Dan para pedagang juga sudah mencetak tenda-tenda tapi kenapa kita belum diizinkan berjualan di sana,” jelasnya.

Advertisement

Herdensi menceritakan, saat ini pedagang yang berjualan di penampungan sementara Jalan Pegadaian, juga tidak nyaman sebab lokasinya tidak strategis.

“Jalan Pegadaian itu tidak layak dijadikan tempat jualan. Selain tempatnya tidak strategis sebab mengundang macat ditambah tak ada lokasi parkir. Sehingga pedagang mengeluh tidak ada pembeli yang datang ke sana,” katanya, seraya menegaskan Pemko Medan segera merelokasi pedagang.

Sementara, Ketua Komisi C DPRD Medan, Salman Alfarisi mengatakan, pihaknya akan meminta informasi dari Pemko Medan terkait kendala relokasi pedagang buku. “Kita akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Rabu mendatang (13/5) pukul 10 pagi untuk membahas persoalan ini dengan Pemko Medan,” terang Salman.

Ia juga meminta Pemko Medan melaksanakan hasil kesepakatan dengan Komnas HAM tersebut sesegera mungkin. (wol/muhammad rizki/data2)

Editor: SASTROY BANGUN