PDIP Tak Setuju Revisi UU Pilkada

Istimewa
Iklan

JAKARTA, WOL – Penolakan akan rencana revisi Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terus bergulir. Di antaranya datang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Politikus PDIP Pramono Anung mengaku pihaknya tak mendukung langkah Komisi II DPR untuk merevisi UU Pilkada dan Parpol. Revisi tidak perlu dilakukan.

Komisi II DPR pun diminta tak mengakomodasi kepentingan partai yang sedang berseteru. Partai Golkar dan PPP harus bersikap dewasa untuk melakukan islah jika ingin ikut dalam hajat pilkada tersebut.

“PDIP tidak menyetujui revisi ini. Kalau memang masih ada perselisihan partai harus islah. Dan, bertindak secara dewasa,” ujar Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/5).

Dia menyebutkan, jika nantinya kedua partai itu tidak terakomodasi, Golkar dan PPP diharapkan tidak membuat hal-hal yang tidak menyenangkan akibat egoisme sendiri.

iklan

“Dan, jangan membuat kegaduhan, kalau memang ada partai politik bersengketa, silahkan diselesaikan dahulu,” imbaunya.(inilah/data1)

Iklan