Novel Baswedan Resmi Ajukan Praperadilan

Istimewa
Iklan

JAKARTA, WOL – Penyidik KPK Novel Baswedan melakukan perlawanan kepada Bareskrim Mabes Polri terkait penangkapan dan penggeledahan rumahnya. Novel mengajukan gugatan praperadilan.

“Hari ini jam 14.00 WIB, jika tidak ada halangan kami akan ke PN Jaksel untuk memohon praperadilan,” kata tim kuasa hukum Novel, Bahrain, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (4/5).

Menurut Bahrain, permohonan praperadilan ini berkaitan dengan tindakan penyidik Bareskrim Polri yang menangkap dan menyita sejumlah aset dan barang pribadi kliennya. Sebab, dia menilai banyak kejanggalan yang terjadi pada penangkapan dan penggeledahan beberapa waktu lalu.

“Praperadilan ini terkait penangkapan dan penyitaan aset dan barang pribadi Novel. Ada banyak hal yang kita lihat tidak proporsional. Beberapa di antaranya merupakan tujuh kebohongan yang sudah kami sebarkan ke publik sebelumnya,” ujar Bahrain.

Diketahui, Novel Baswedan ditangkap Bareskrim Polri di rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (1/5) dinihari atas kasus dugaan penganiayaan berat hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia yang menjeratnya sebagai tersangka.

iklan

Kemudian dia dibawa ke Bengkulu. Tujuannya, untuk melakukan rekonstruksi atau reka ulang kasus yang diduga melibatkan Novel 11 tahun silam. Namun, pengacara Novel menolak melakukan rekonstruksi dikarenakan tidak adanya berita acara pemeriksaan (BAP). Dan dalam rekonstruksi tidak ada proses pendampingan oleh kuasa hukum. Belakangan Novel dibebaskan lantaran ada jaminan dari lima pimpinan KPK.(inilah/data1)

Iklan