Kadin Keberatan ‘Reshuffle’ Kabinet Jokowi

setkab.go.id
Iklan

JAKARTA, WOL – Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Kerja santer berembus. Pengusaha khawatir, isu reshuffle ini memengaruhi minat investor untuk berinvestasi.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pemberdayaan Daerah, Natsir Mansyur meminta perombakan kabinet tersebut tidak dilakukan. Sebab, pengusaha khawatir akan ada perubahan regulasi seiring dengan perubahan menteri.

“Tidak perlu ada reshuffle kabinet, karena kalau ada pada semester pertama para menteri yang baru harus melakukan penyesuaian lagi,” kata Natsir dalam keterangan tertulisnya.

Dia mengatakan, saat ini masih ada aturan-aturan yang tak sejalan dengan dunia usaha. Karena itu, ketimbang sibuk memikirkan perombakan kabinet, para menteri diminta membenahi aturan yang mengganjal perekonomian.

“Walaupun kita bicara tentang invesatasi atau pergerakan ekonomi, tapi semua peraturan kalau tidak dirapikan dengan baik, pergerakan ekonomi nasional juga lambat,” kata dia.

iklan

Selanjutnya, Kadin mengapresiasi langkah yang ditempuh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mendorong percepatan ekonomi dan daerah. Terjun langsungnya kepala negara ke daerah merupakan langkah yang sangat positif dalam memahami apa substansi masalah yang dihadapi.

Kondisi tersebut seharusnya diikuti oleh para menterinya, sehingga dalam melihat suatu masalah bisa lebih dalam. “Program antar kementerian harus selalu sinergis,” tuturnya. (rls/data2)

Iklan