Jika Golkar-PPP Tak Ikut Pilkada, Parpol Lain Pasti Senang

ISTIMEWA

PALU, WOL – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie meminta Partai Golkar dan PPP segera islah mumpung masih ada waktu untuk persiapan pendaftaran calon pemilihan kepala daerah serentak.

Jimly saat berbicara dalam rapat koordinasi Bawaslu di Palu, Minggu (2/5), mengatakan, islah itu bisa berbentuk pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) dan hasil keputusan kemudian diserahkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Selain itu, dia juga menyarankan partai politik yang bersengketa tersebut agar bersepakat mengusung satu calon untuk maju di Pilkada.

“Jadi, satu parpol dengan dua pengurus masing-masing mengajukan satu calon. Tapi ini belum diatur oleh Komisi Pemilihan Umum,” kata Jimly.

Menurut dia, konflik kepengurusan PPP dan Partai Golkar tersebut justru menjadi peluang bagi partai politik lainnya untuk melenggang mulus di pilkada karena saingan akan berkurang.

Advertisement

“Kelompok lainnya justru bertepuk tangan dengan konflik tersebut karena parpol dengan dualisme kepengurusan itu terancam tidak bisa ikut Pilkada,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Dia juga berharap Mahkamah Agung bisa segera memutuskan sengketa dualisme kepengurusan parpol itu. Namun, para pihak yang bersengketa harus mengajukan permohonan prioritas.

“Jangan sampai ada satu pihak yang ingin berlama-lama, dan pihak lain ingin segera diputuskan. Kalau begitu, silahkan menikmati konflik anda,” kata Jimly.(kompas/data1)