Wali Kota: Malu Jika Tidak Berpartisipasi Dalam Pembangunan

WOL Photo

MEDAN, WOL – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, diwakili Sekda Syaiful Bahri menegaskan, Tahun 2015 yang telah dicanangkan sebagai tahun peningkatan kualitas pelayanan publik, harus dipahami makna dan konsekuensinya. Untuk mewujudkannya, seluruh apratur Pemko Medan harus terus meningkatkan integritas, kompetensi dan sinergitas bersama-sama dengan seluruh stakeholder, guna mengatasi masalah-masalah kota dengan kerja keras, semangat tinggi dan kemitraan yang semakin kokoh.

“Selain itu kita juga harus terus membangun mental kerja, disiplin dan etos kerja apratur di semua tingkatan, agar dapat menampilkan sikap dan prilaku melayani bukan dilayani,” kata  Sekda ketika menjadi pembina pada upacara bendera Peningkatan Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Wali  Kota Medan, Jumat (17/4).

Mantan Kepala Bappeda Kota Medan ini selanjutnya mengingatkan, seluruh jajarannya untuk meyakini bahwa cita-cita dan tujuan pembangunan kota sebagaimana diharapkan merupakan sesuatu yang realistis. Karena itulah semua jajaran dimintanya untuk selalu optimis guna mewujudkannya, asalkan selalu membangun kebersamaan, satu semangat dan semua berpartisipasi  dalam pembangunan kota.

“Tanamkan dalam benak masing-masing, kita akan merasa malu jika tidak berpartisipasi dalam pembangunan kota, terlebih posisi kita sebagai apratur pemerintah yang diberikan amanah untuk menyelenggarakan fungsi-fungsi pemerintahan secara optimal, sehingga terwujud pembangunan kota yang benar-benar bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Upacara bendera yang turut dihadiri staf ahli, asisten, kepala SKPD, kepala bagian, camat, lurah serta seluruh pegawai, Sekda tak lupa berpesan kepada seluruh SKPD untuk melakukan percepatan proses pengadaan barang dan jasa,  sebab saat ini sudah memasuki triwulan kedua. Di samping itu juga harus segera melaksanakan program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, terutama di bidang infrastruktur dan sosial ekonomi.

Advertisement

Menurut Wali Kota, hal itu penting dilakukan agar masyarakat merasa memiliki pemerintahan yang kredibel. “Untuk itulah saya mengajak kita semua, mari bangun terus kepercayaan masyarakat kepada birokrasi yang kita jalankan. Selain itu mari kita bangun Kota Medan dengan penuh rasa kebanggaan. Laksanakan tanggung jawab dengan penuh dedikasi,” ajaknya.

Seiring dengan akan mulai diberlakukannya era Masyarakat Ekonomi ASEAN, Sekda mengatakan tantangan pembangunan kota yang dihadapi akan lebih berat lagi. Artinya, di samping berbagai keberhasilan yang sudah diraih namun harus diakui juga masih banyak persoalan-persoalan pembangunan harus dihadapi bersama dan bersatu secara terpadu. Terutama peningkatan daya saing daerah, kualitas pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat pada masa mendatang. (wol/data2)

Editor: SASTROY BANGUN