Reshuffle Menteri, PDIP Serahkan ke Jokowi

liputan6.com

JAKARTA, WOL – Politikus PDIP Aria Bima mengaku partainya menyerahkan sepenuhnya reshuffle menteri ke Presiden Joko Widodo.

Menurut dia, pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tentang adanya penumpang gelap merupakan peringatan bahwa ada orang dekat Jokowi yang tidak sesuai dengan perjuangan partai.

“Ndak tau (reshuffle kabinet), silahkan Pak Jokowi. Dia sebagai aparatur idelogi partai, melihat bagaimana menterinya,” kata Arya di gedung DPR, Selasa (14/4).

Dia menambahkan, kekuasaan yang diperoleh PDIP saat ini untuk menyejahterakan rakyat bukan untuk kepentingan pribadi. Pihaknya menilai penumpang gelap yang ada di pemerintahan Jokowi saat ini akan memperjuangkan kepentingan pribadi.

“Ini kekuasaan kita peroleh untuk sejahterakan rakyat, semua publik oriented, idelogi orieinted, petugas partai ini, aparatur idelogis,” ujarnya.

Advertisement

“Kalau penumpang gelap ini enggak ngerti marwahnya, 10 tahun kami oposisi, dia enggak ngerti trisakti, nawacita. Tidak publik orientied, tapi capital oriented, untuk kepentingan bisnis,” tandasnya.

“Bu Mega mengatakan, hati-hati ada penumpang gelap, mereka tidak publik oriented,” imbuhnya. (inilah/data2)