JK: Tak Disubsidi, Pertalite Lebih Murah dari Pertamax

ISTIMEWA

JAKARTA, WOL – PT Pertamina (Persero) akan meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) baru jenis Pertalite dengan Research Oktan Number (RON) sebesar 90-91. Hal ini dilakukan agar masyarakat beralih dari penggunaan bahan bakar jenis premium yang beroktan 88 menjadi Pertalite yang harganya lebih murah ketimbang Pertamax.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, selama ini penggunaan bahan bakar premium untuk kendaraan banyak dikritik. Pasalnya, dengan kadar RON sebesar 88 dalam premium, umur kendaraan diprediksi tak akan lama. JK menegaskan, nantinya bahan bakar Pertalite tak akan disubsidi oleh pemerintah.

“Tidak, yang disubsidi itu kan hanya premium. Tapi masih di bawah harga Pertamax. Selama ini yang banyak dikritik buat kualitas premium itu kan RON-nya rendah. Kemudian dikasih RON yang lebih tinggi tapi di bawah Pertamax,” ujar JK, hari ini Kantor Wapres Medan Merdeka Utara.

Terkait harga, JK mengakui bahwa harga Pertalite akan lebih mahal dibanding premium. Meskipun demikian, dia meyakinkan, jika menggunakan bahan bakar Petralite maka mesin kendaraan akan lebih aman dan awet.

“Kita ini kan menjual barang baru, tentu dengan harga yang disesuaikan. Tapi ini untuk keamanan mesin itu sendiri,” ungkap dia.

Advertisement

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang mengungkapkan, pengedaran bahan bakar Pertalite akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal, warga Jakarta akan menikmatinya terlebih dahulu, kemudian disusul oleh kota-kota besar lainnya seperti Semarang dan Surabaya.

Terkait keunggulan BBM baru ini, jelas dia, salah satunya adalah membuat mesin kendaraan menjadi lebih bagus. Akan lebih bertenaga, mesin halus, serta ramah lingkungan karena memiliki kadar oktan yang lebih tinggi ketimbang BBM jenis premium.

“RON-nya lebih tinggi, kendaraan akan lebih bertenaga, mesin halus, ramah lingkungan. Tidak mau pakai Pertamax, jadi kita berikan pilihan,” pungkas Ahmad. (mtn/data2)