Jadikan Medan Tuan Rumah Bagi UMKM

WOL Photo

MEDAN, WOL – Dibangunnya Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) Center sebagai wujud perhatian Pemko Medan untuk terus meningkatkan peranan dan kedudukan UMKM dalam perekonomian Kota Medan. Melalui fasilitas ini diharapkan memberikan manfaat besar kepada para pelaku usaha, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kapasitas basis Industri UMKM di Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara. Demikian dikatakan Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin ketika meresmikan UMKM Center di Jalan Jamin Ginting, Km 15,5, Kelurahan Baru Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis (30/4).

Wali Kota sangat mengapresiasi dbangunnya UMKM Center ini, sebab boleh disebut sebagai ajang pemanasan bagi para pelaku UMKM di Kota Medan, sebelum memasuki pasar bebas ASEAN. Dimana nanti, produk -produk akan bersaing dan berkompetisi dengan produk-produk dari negara Asean lainnya. Di samping itu sebagai sarana promosi efektif bagi produk UMKM di Kota Medan.

“UMKM Center ini juga merupakan kesempatan baik bagi para pelaku UMKM untuk dapat mengembangkan dan menguatkan kapasitas, serta meningkatkan akses pasar, sekaligus bagi dukungan promosi bagi produk yang dihasilkan”, kata Wali Kota.

Dipaparkan Wali Kota, posisi Kota Medan yang cukup strategis, keragaman etnis dan budaya yang dimiliki serta daya saing UMKM yang semakin meningkat tentunya menjadi kekuatan bagi UMKM di Kota Medan.

Dengan seluruh potensi besar yang dimiliki sekaligus kelemahan yang ada pada UMKM, kata Wali Kota,  Maka peningkatan kedudukan, dan fungsi peran koperasi dan UMKM, dalam perkonomian Kota menjadi agenda prioritas pembangunan di Kota Medan.

Advertisement

“Saya ingin menyatakan UMKM adalah ciri ekonomi kita, jadi Kota Medan harus menjadi rumah sendiri bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang lebih baik. Untuk itu seluruh pelaku UMKM dapat memanfaatkan sebaik -baiknya UMKM Center. Apalagi pengelolaanya didukung manajeman modern sehingga memiliki nilai jual serta memberikan nilai tambah bagi peningkatan kapasitas umum”, ungkap Wali Kota.

Sebelum mengakhiri sambutaannya, Wali Kota mengingatkan sekaligus mengajak semua untuk membangun pusat -pusat produk UMKM, shingga bisa digali terus potensi UMKM lokal. Dengan demikian menjadi sarana wisata belanja bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan.

Sementara itu Kadis Koperasi dan UMKM Kota Medan, Arjuna Sembiring dalam laporannya dalam mengatakan, UMKM Center ini membina 25 UMKM yang menempati 11 stand. Para pelaku UMKM ini merupakan binaan dari SKPD di lingkungan Kota Medan dan Bank Sumut.

“Tujuan dibentuknya UMKM Center ini untuk memberikan peluang bagi pelaku usaha dalam mengembangkan dam mempromosikan hasil produk-produknya. Selain itu masyarakat juga dengan mudah melihat dan membeli hasil dari para pelaku UMKM,” jelas Arjuna.

Selanjutnya diungkapkannya, saat ini terdapat empat kelemahan di dalam UMKM, yaitu permodalan, pemasaran, sumber daya manusia dan perizinan. Untuk pemasaran ke depan, diharapkan Arjuna dapat mengikuti seperti yang  dilakukan  di bandung. Dimana masing-masing kecamatan mempromosikan hasil unggulan UMKM setiap pekan.

Pembukaan UMKM Centre dilakukan Wali Kota didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Dzulmi Eldin dengan menandatangani prasasti peresmian. Setelah itu dilanjutkan dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Ketua TP PKK Kota Medan. Acara dilanjutkan dengan peninjauan stand yang menampilkan hasil produk unggulan UMKM.(wol/data1)

Editor: SASTROY BANGUN