DPR Awasi Pertamina Soal Pertalite

ISTIMEWA

JAKARTA, WOL – Komisi VII DPR akan terus melakukan pengawasan terhadap PT Pertamina (Persero) menyusul rencana penjualan produk bahan bakar minyak (BBM) yang akan diluncurkan Pertamina, bernama Pertalite dengan RON (Research Octane Number) 90.

“Kami (DPR) akan melakukan pengawasan terus terhadap kebijakan energi pemerintahan Jokowi-JK,” ujar Anggota Komisi VII DPR-RI Ramson Siagian, akhir pekan.

Pihaknya menyarankan, agar pemerintah membuat suatu transparansi menyangkut variabel-variabel harga, sehingga tidak ada lagi masalah harga pokok penjualan (HPP) yang selama ini dilakukan operator dan pemerintah yang dinilai menyetujui dengan harga yang terlalu tinggi.

“Masalahnya harga pokok penjualan (HPP) yang dilakukan operator dan yang disetujui pemerintah terlalu tinggi. Oleh karena itu, harusnya dibuat variabel-variabel yang menaikkan harga BBM. Harus dijalankan secara teliti sehingga publik mengetahui,” jelas dia.

Dia menegaskan, sebaiknya pemerintah secara jujur mengungkapkan apabila tidak mampu mengatur pengawasan energi tersebut. Sehingga, dampaknya tidak semakin merembet ke masyarakat yang akan semakin merasa tercekik.

Advertisement

“Jika harga pokok penjualan (HPP) terlalu tinggi, itu lah yang disebutkan seolah-olah ada subsidi padahal tidak ada. Hanya satu atau dua swasta yang main. Pemerintah harus me-manage energi ini. Jika pemerintah tidak sanggup ya kasih tahu, sehingga jangan sampai menyebabkan rakyat semakin sulit,” pungkasnya. (oka/data2)