Bursa Cawalkot, Eldin tak Diterima Mendaftar ke PDIP?

WOL Photo

MEDAN, WOL – Sepertinya Pilkada serentak yang akan berlangsung 16 Desember mendatang kurang menarik bagi sejumlah calon, salah satunya incumben Dzulmi Eldin. Berdasarkan informasi yang beredar, calon Wali Kota incumben (Dzulmi Eldin, red) belum juga mendaftarkan dirinya ke partai peraih suara terbayak pada Pileg tahun lalu (PDIP).

Waspada Online pun menelusuri ikhwal belum mendaftarnya orang nomor satu di Kota Medan ini ke PDI Perjuangan Kota Medan. Dan penelesuran ini pun membuahkan hasil.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Wong Cun Sen Tarigan mengaku, hingga saat ini Dzulmi Eldin ini belum mendaftarkan dirinya ke partai besutan Megawati Soekarno Putri tersebut.

“Belum ada pak Eldin mendaftar ke PDIP,” ucapnya singkat, ketika memasuki lift, Senin (20/4).

Lebih lanjut penelusuran dilanjutkan kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim. Pertanyaan mengarah kepada apakah benar informasi yang menyebutkan bahwa PDIP Kota Medan menolak Eldin mendaftar ke partainya.

Advertisement

Namun pertanyaan yang diajukan itu mendapat bantahan tegas dari anggota DPRD Medan yang terpilih dua kali tersebut. Menurut pengakuannya, hari ini Dzulmi Eldin akan mengembalikan formulir pendaftaran yang sempat dia ambil.

“Hari ini pak Eldin mengembalikan formulir sekaligus mendaftar. Kami tutup pendaftaran sampai Senin pukul 00.00 wib,” terangnya

Kemudian awak media kembali bertanya apakah peluang kader untuk mengikuti kontes ini cukup kecil, mengingat sosok yang pernah maju pada kontes sebelumnya telah terpilih menjadi anggota DPR RI, Hasyim kembali membantahnya. Ia menyebutkan bahwa setiap kader memiliki peluang untuk maju sebagai calon Wali Kota Medan.

Akan tetapi pihaknya masih melihat peta politik di medan kondisinya seperti apa. Sebab, dalam hal pemilihan ini, PDI Perjuangan harus menang.

“Dari pusat belum ada penunjukkan langsung siapa yang akan maju. Siapapun kader yang ditunjuk nantinya harus siap. Tapi kalau tidak memungkinkan dari sisi elektabilitas dan popularitas, kita juga tidak memaksa. Tujuan PDIP hanyalah menang,” pungkasnya. (wol/muhammad rizki/data1)

Editor: SASTROY BANGUN