5 Kecamatan di Aceh Utara Terdapat Galian C Illegal

Iklan

LHOKSUKON, WOL – Kerusakan lingkungan di Kabupaten Aceh Utara kian merajalela akibat ulah oknum-oknum tertentu. Salah satunya kerusakan yang dipicu oleh adanya galian C illegal di beberapa titik lima Kecamatan wilayah Aceh Utara.

Sebagaimana dikatakan Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Aceh Utara, Nuraina, kemarin, bahwa galian C illegal yang saat ini masih beroperasi masing-masing terletak di Desa Alue Leuhop Cot Girek, Payabakong, Sawang, Langkahan, dan Geureudong Pase.

“Betapa hancurnya lingkungan hidup di Aceh Utara sekarang ini akibat ulah oknum yang menjalankan Galian C secara illegal. Padahal, mereka tidak ada dokumen menjalankan secara resmi,” sebutnya.

Secara tegas dirinya juga menyatakan bahwa galian C yang beroperasi di lima kecamatan tersebut melanggar UUD 32 Tahun 2009 tentang pengelolaan terhadap kerusakan lingkungan hidup. “Mereka tidak mengelola tapi malah merusak lingkungan hidup. Jelas-jelas mereka sudah melanggar UUD 32 Tahun 2009,” sebutnya lagi.

Dikatakan, salah satu proyek galian C illegal yang membandel adalah milik PT Karya Syakila Group (KSG) yang membuka galian C di Alue Leuhop Cot Girek. “Wah, kalau yang di Alue Leuhop itu kerusakan lingkungan sudah mencapai 60 persen akibat galian C milik PT Karya Sakila Group. Itu illegal. Selain itu di Payabakong juga parah,” tambah Nuraina.

iklan

Dalam hal ini dirinya juga mengatakan bahwa selama ini KLH hanya mampu menegur oknum-oknum tersebut. Dan melaporkannya langsung ke Bupati.(wol/rls/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan