Wali Kota bersihkan drainase Simpang Jalan Kenari

WOL Photo
Iklan

MEDAN, WOL – Wajah sejumlah warga tampak senang, ketika melihat Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin memimpin langsung pengorekan drainase di Jalan H Adam Malik, persisnya persimpangan Jalan Kenari, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, hari ini.

Pengorekan ini dilakukan karena drainase selama ini tersumbat sampah. Akibatnya setiap kali hujan deras turun, drainase tidak mampu mengalirkan debit  air  hujan sehingga melupa dan menggenangi rumah warga.

Begitu melihat Wali Kota datang, sejumlah warga, terutama kaum ibu langsung menyambut orang nomor satu di Kota Medan itu dengan penuh gembira. Mereka berharap Wali Kota mampu mengatasi persoalan banjir yang selama ini  harus mereka hadapi setiap kali hujan turun. Selain mengganggu aktifitas, genangan air  yang sering menerpam menyebabkan peralatan rumah tangga rusak,

Mantan Sekda Kota Medan ini langsung memberikan instruksi kepada Kadis Bina Marga Khairul Syahnan. Selanjutnya selain melakukan pengorekan drainase secara manual, Syahan juga memerintahkan anggotanya membuka penutup lubang drainase yang ada di tengah jalan. Untuk kelancaran membuka penutup lubang drainase, Kadis Perhubungan Kota Medan Renward Parapat yang ikut mendampingi Wali Kota langsung menurunkan anggotanya mengatur arus lalu-lintas.

Meski separuh ruas jalan tertutup menyusul pembukaan penutup lubang drainase namun kemacetan arus lalu lintas tidak terjadi, berkat kesigapan petugas Dinas Perhubungan di bawah komando langsung Renward. Setelah aspal dikorek, penutup lubang drainase akhrinya berhasil dibuka. Kemudian dua orang pekerja Dinas Bina Marga langsung masuk lubang drainase yang berdiameter  0,5 meter tersebut. Untuk pengamanan dan keselamatan, mereka pun dilengkapi dengan tali.

iklan

Kedua pekerja itu selanjutnya membersihkan sampah yang mengendap di dasar drainase dengan menggunakan cangkul, sementara Wali Kota dan Kadis Binas Marga mengasi dari atas. Sedangkan 1 unit alat berat jenis backhoe kecil yang di bawa tidak dipergunakan karena tak mampu menjangkau dasar drainase yang berjarak sekitar 5 meter dari aspal.
Selain pengorekan drainase, Camat Medan Petisah Rahmat Harahap beserta aparat kecamatan, kelurahan dan kepala lingkungan membongkar bangunan  kios yang didirkan di atas permukaan parit.

Pembongkaran ini dilakukan karena kehadiran kios-kios yang terbuat dari papan itu menurup permukaan parit sehingga menghalangi air masuk dalam parit. Seluruh material  kayu bekas kios langsung diangkut menggunakan truk dan becak sampah bermotor.

Tak lama berselang air parit yang semula tergenang dan tak mengalir kini mengalir deras menuju drainase yang baru dikorek. Melihat itu warga pun sangat senang, mereka optimis jika hujan deras turun tidak akan menyebabkan banjir lagi. “Terima kasih, Pak Wali. Semoga dengan pengorekan yang dilakukan ini, tempat  tinggal kami tidak digenangi air lagi. Kami semua sudah bosan, sebab setiap rumah masuk air, kami pun harus mengurasnya,” kata Suryani (52), mewakili warga setempat sambil menyalami tangan Wali Kota.

Wali Kota menjawab ucapan itu dengan senyum. Kemudia satu persatu warga disalaminya. Kemudian Wali Kota berpesan, setelah dilakukan pengorekan, seluruh warga diminta untuk selalu menjaga kebersihan parit maupun  drainase dengan tidak membuang sampah sembarangan. Soalnya tumpukan sampah yang menyumbat drainase sehingga menyebabkan air tidak dapat mengalir.

“Jika drainase ini tidak tersumbat, insya Allah banjir tidak akan terjadi lagi. Untuk itu saya minta kepada seluruh warga  untuk rutin membersihkan parit, minimal yang ada di depan rumahnya masing-masing. Apapun yang kita lakukan jika dilaksanakan dengan bersama-sama tentu hasilnya lebih baik lagi,” jelas Wali Kota.

Selain parit dan drainase, Wali kota dalam peninjauan itu minta Kadis Perhubungan untuk menertibkan showroom mobil yang memajang mobil di atas badan jalan. Kehadiran mobil itu menyebabkan ruas jalan berkurang sehingga dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Karena itu mobil yang dipajang di atas badan jalan agar dipindahkan di halaman showroom. Permintaan Wali Kota itu langsung diamini Kadis Perhubungan. “Selesai peninjauan ini, kita langsung tertibkan,” kata Kadishub.

Editor: SASTROY BANGUN
(data2/wol)

Iklan