Tidak benar, dana pensiun PNS dihapus

Ilustrasi/WOL Photo
Iklan

JAKARTA,WOL – Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani menegaskan, penghapusan dana pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) oleh pemerintah merupakan kabar yang tidak benar.

Ia mengaku tidak pernah mendapat laporan dari Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) untuk menghapus dana pensiunan PNS tersebut.

“Tidak ada tuh. Itu yang ngomong seperti itu tidak ada. Pak Menpan saja bilang tidak ada (penghapusan dana pensiunan PNS). Kita di keuangan tidak pernah tahu. Lagipula kalau tidak ada di keuangan berarti tidak akan mungkin jalan (rencana penghapusan tersebut). Tidak ada,” tegas Askolani, saat ditemui di kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, hari ini.

Dia melanjutkan, perubahan dan penghapusan anggaran merupakan pekerjaan yang sulit. Apalagi bila rencana tersebut tidak diperhitungkan secara matang.

“Yang pasti begini, Pak Menpan kan sudah bicara bahwa itu tidak ada. Ubah seperti itu tidak mudah lho. Memang mau gaji setahun sekali,” cetus dia.

iklan

Askolani mengungkapkan, penentuan anggaran merupakan pekerjaan sulit yang harus dikalkulasi secara matang. Di samping harus menghitung dampak fiskal dari kebijakan anggaran yang sudah ditetapkan.

“Kalau tidak benar, manti malah macet, lalu pensiunan mau makan bagaimana? Ya kan. Tapi yang pasti, penghapusan dana pensiunan PNS itu tidak ada dan tidak benar,” pungkas Askolani.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggulirkan wacana perubahan sistem pembayaran uang pensiunan PNS. Diwacanakan, pemerintah akan mengubah metode pemberian uang pensiun PNS dari Pay As You Go jadi Fully Funded.

Nantinya, dengan sistem Pay As You Go, meskipun sudah tidak lagi aktif menjadi PNS atau sudah pensiun, mereka masih menikmati uang negara yang dialokasikan tiap tahun dalam APBN. Sementara jika diubah dengan mekanisme Fully Funded, kewajiban pemerintah membayar uang pensiun berhenti saat PNS tidak lagi aktif bekerja.
(data1/mtn)

Iklan